Tampilkan postingan dengan label Burung Luar Negeri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Burung Luar Negeri. Tampilkan semua postingan
Kamis, 27 September 2012
Betet Kelapa - Punggung Biru ( Tanygnathus sumatranus )
Minggu, 23 September 2012
Perkutut Australia ( Geopelia cuneata )
Perkutut Australia ( Geopelia cuneata ) ini tampak anggun, dengan sepasang mata cantik dilingkari warna oranye yang kuat, selain bersuara bagus, perkutut ini juga indah bulunya.Burung Perkutut dikenal karena kekhasan suaranya. Penggemarnya berasal dari berbagai kalangan masyarakat. Namun perkutut australia ini berbeda, selain bersuara lembut, warna bulunya cukup indah. Sehingga hobiis tertarik untuk mengoleksi, bahkan ingin mendapatkan hasil silangannya dengan jenis lain.
Berbintik Putih
Bentuk dan ukurannya lebih kecil dibandingkan perkutut biasa, dan warna tubuhnya abu -abu. Matanya dilingkari warna oranye mencolok, serta bulu sayapnya dihiasi bintik - bintik putih agak kasar, membedakannya dari perkutut afrika yang berbintik putih halus.
Kekhasan lain perkutut ini yaitu bersuara lembut dan penampilannya menarik terutama si jantan. Biasanya si jantan selalu memamerkan bulu sayapnya di depan si betina, untuk mencuri perhatian si betina. Si betina kemudian akan mendekatinya, lantas keduanya saling tertarik dan kawin.Kekhasan sifat dan pola warna bulu yang lembut inilah yang membuat hobies tertarik untuk mengoleksi perkutut australia ini.
Kenali Sifatnya
Dalam menjodohkan perkutut, sangat perlu kita mengenal dan mengerti sifat-sifatnya. Misalnya kualitas suaranya, keindahan bulunya, dan bentuk badannya. Hal ini sangat penting, jika indukannya berkualitas bagus kemungkinan besar anaknya nanti juga menjadi perkutut yang bagus. Apalagi jika induknya merupakan perkutut langganan juara, hampir dapat dipastikan keturunannya pun dapat menjadi juara. Banyak hobies yang mencoba menyilangkan perkutut australia abu-abu dengan perkutut bangkok dan afrika. Usaha ini diharapkan dapat menghasilkan perkutut dengan pola warna bulu dan suara yang bagus.
Perawatan
Pakan yang diberikan berupa campuran millet putih, millet merah, ketan hitam, canary seed, padi kecil jenis Lampung, jewawut, godem. Ketujuh jenis biji - bijian ini dicampur dan diganti setiap tiga hari. Pakan tambahan yang diberikan berupa tulang cumi - cumi, karena tulang mengandung kalsium (Ca) yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan burung. Adapun minuman yang diberikan cukup air matang ditambah dengan vitamin dan selalu diganti setiap hari. Adapun perangsang diberikan jika si burung kelihatan lesu.
Untuk keperluan penangkaran, kandang perkutut berukuran 90 cm x 80 cm x 100 cm. Di dalam kandang terdapat tenggeran, kotak tempat pakan dan minuman. Lantai kandang dialasi campuran sedikit kerikil setinggi 3 cm, agar keadaannya tetap kering dan tidak didatangi semut, bahkan si burung menyukai pasir yang halus dan memakannya. Pergantian campuran ketiga jenis bahan ini dilakukan 3 bulan sekali.
Pencegahan terhadap serangan penyakit seperti sesak napas dan pilek, dilakukan dengan memberikan semacam ramuan obat yang dibuat sendiri. Ramuan terdiri dari bawang merah, bawang putih, merica, ditambah vitamin yang biasa diberikan untuk ayam dan semua ditumbuk halus. Cara pemberiannya, obat tersebut dicampur dengan nasi yang dipulung kecil - kecil, baru dicekokkan ke burung.
Jumat, 07 September 2012
Bangau Jepang
Bangau Jepang atau bangau mahkota merah atau juga Bangau Manchuria adalah jenis bangau berukuran besar dan juga menjadi jenis bangau paling langka ke-2 di dunia. Bagi masyarakat Asia Timur bangau ini menjadi simbol keberuntungan dan kesetiaan. Dengan tinggi 140 cm, memiliki habitat di rawa-rawa. Saat dewasa, bangau bermahkota merah berwarna putih salju dengan bulu di kepala berwarna merah.
Warna tersebut berubah menjadi merah terang ketika mereka menjadi agresif atau gembira. Bangau terberat yang pernah tercatat adalah bangau rmahkota merah jantan dengan berat 15 kg, walaupun jenis Sarus Crane berukuran lebih tinggi
Pada musim semi dan musim panas, bangau mahkota merah berkembangbiak di Siberia dan jarang-jarang di wilayah Mongolia (seperti di Wilayah Perlindungan Mongol Daguur). Secara normal bangau ini menelurkan 2 buah telur, dan hanya satu yang akan bertahan.
Lalu pada musim gugur, mereka bermigrasi untuk bertahan dari musim dingin ke negara-negara di Asia Timur seperti Korea, Jepang, Cina, dan Taiwan. Sebagian besar bangau mahkota merah bermigrasi ke selatan, namun ada kawanan yang menjadi penghuni tetap di Hokkaido.
Makanan bangau mahkota merah adalah amfibi kecil, mahluk invertebrata di sekitar perairan, serangga dan tanaman yang tumbuh di rawa-rawa. Habitat bangau mahkota merah ada di rawa-rawa, pinggir sungai, persawahan dan lahan-lahan basah.
Kamis, 06 September 2012
Karakara
Ordo Falconiformes adalah grup dari sekitar 290 spesies burung yang termasuk burung pemakan bangkai diurnal. Klasifikasi raptor sulit dan ordo ini ditangani dengan berbagai cara.
Karakara Berjambul adalah nama Falconiformes falconid. Karakara Berjambul terdiri dari :
- Karakara Utara, Caracara cheriway
- Karakara Selatan, Caracara plancus
- Karakara Guadalupe, Caracara lutosa
Jumat, 03 Agustus 2012
Wambie
Burung Wambie ini adalah burung yang berasal dari benua Asia yaitu China, Wambie adalah burung import, karena itu burung yang satu ini sangat jarang sekali ditemukan di Indonesia. Tidak seperti tahun 90'an, burung wambie atau hwa mei ini sering dan banyak kita jumpai di pasar-pasar burung, bahkan harganya pun relatif sangat murah.
Burung ocehan asal China ini ada didaerah Huang Co dan konon katanya penyebarannya sampai ke pulau Bali, Jawa, Lombok dan Irian. Memasuki era tahun 2000'an ini kita sudah jarang sekali menemukan burung ini terlebih di pasar burungpun sudah tidak ada dan susah di temukan. Burung ini hidup berkelompok di hutan-hutan bambu dan semak belukar yang selalu dekat dengan aliran air sungai.
Dan setelah beberapa tahun berjalan seiring dengan berkembangan burung berkicau di Indonesia, burung ini akhirnya sering di lombakan juga di arena kontes burung berkicau, karena suaranya yang khas dan tajam serta volume yang keras, dan burung ini memiliki variasi kicauan yang sangat komplit, karena pandai menirukan suara-suara burung lainnya.
Ada salah satu ciri khas pada burung wambi ini yaitu, adanya garis putih yang melingkar di sekeliling kedua matanya layaknya seperti kita menggunakan kaca mata, paruhnya berwarna cokelat, ciri ini memang terdapat pada burung wambi jantan dan betina karena itu jika secara fisik akan sulit membedakan jantan dan betinanya.
Namun jika kita perhatikan dengan teliti akan terlihat jelas perbedaannya antara wambi jantan dan betina, diantaranya adalah:
- Burung Wambie Jantan yang jelas akan rajin berkicau, dan memiliki variasi suara atau kicauan yang banyak dan suaranya akan keras di dengar, sedangkan yang betina hanya sieerr..sieerr...siierr yang berarti kicauan memanggil si jantan.
- Warna bulu wambie jantan akan terlihat kecoklatan dan mengkilap, tapi wambie betina bulunya memang berwarna cokelat akan tetapi terlihat agak kusam.
- Tubuh Wambie jantan terlihat lebih besar dan panjang serta ramping dibandingkan dengan wambie betina yang akan terlihat lebih kecil dan pendek.
Burung Wambie atau Hwa Mei riwayatmu tidak seperti dulu entah dimana, yah mungkin di tempat asalnya masih banyak dan jangan sampai punah, karena saya sendiri termasuk penggemar dengan burung wambie ini.
Jumat, 13 Juli 2012
Bangau Hijau
Bangau hijau dikenal suka menjatuhkan benda kecil ke permukaan air, berharap ada ikan kecil yang tertipu yang mengira bahwa benda tersebut adalah makanan, kemudian bangau ini dengan cepat menangkap korban yang tidak curiga. Tidak semua bangau hijau menggunakan teknik ini, tetapi mereka yang menjadi sangat berbakat, dan mereka bahkan melakukan percobaan dengan berbagai jenis umpan .
Beberapa bangau pernah terlihat mencuri roti karena ia pernah melihat orang-orang memberi makan bebek di kolam dengan menggunakan roti sebagai umpan. Bangau lain dikenal sering menangkap ikan kecil tapi bukan untuk dimakan, melainkan digunakan sebagai umpan untuk ikan yang lebih besar.
Beberapa ahli percaya bahwa mereka belajar dari manusia, sementara yang lain berpikir bahwa mereka belajar sendiri dengan mengamati bagaimana ikan kecil akan menyelidiki benda kecil atau binatang yang jatuh ke air. Perilaku ini jelas tidak naluriah, yang membuat bangau hijau ini sangat mungkin menjadi pemangsa paling cerdas dalam daftar ini.
Sabtu, 07 Juli 2012
Tangkar Ongklet ( Platylophus galericulatus )
Tangkar ongklet ( Platylophus galericulatus ) adalah spesies burung pada familia Corvidae. Ia bersifat monotipe pada genusnya, Platylophus. Ia ditemukan di Brunei, Indonesia, Malaysia, Myanmar, dan Thailand. Habitat alaminya hutan dataran rendah lembab subtropis atau tropis dan hutan montane lembab tropis atau subtropis. Ia terancam kelihangan habitat.
Spesies jenis ini mudah dikenali karena terdapat semacam bulu yang berdiri di atas kepalanya , dan juga terdapat bulu berwarna putih yang melingkar dari satu telinga ke telinga lainnya .
Jumat, 06 Juli 2012
Tangkaruli Kalimantan ( Dendrocitta cinerascens )
Ukuran burung ini cukup besar, 40 cm panjangnya, dengan ekor panjang, sayap membundar lebar dan kaki pendek yang lemah. Bagian bawahnya coklat agak merah jambu. Kepalanya juga merah muda-coklat dengan mahkota perak pucat dan garis gelap di atas mata dan di dahi. Bagian punggungya abu-abu dan bokongnya pucat. Sayap berwarna hitam dengan bercak putih dan ekor abu-abu dengan ujung hitam di bulunya. Paruh dan kaki berwarna abu-abu-hitam dan mata kemerahan. Tangkaruli Sumatera berbeda karena memiliki punggung cokelat pucat, kepala coklat tua dengan tengkuk putih dan paruh yang lebih tipis.
Tangkaruli Kalimantan adalah seekor burung yang bising dengan suara meledak-ledak dalam berbagai tingkat kenyaringan, termasuk siulan yang mirip bunyi lonceng dan berbagai suara mendengkur dan celotehan. Mereka dapat meniru suara burung lainnya.
Burung ini cukup umum ditemukan di sebagian besar pegunungan bagian utara dan tengah Kalimantan. Terutama di antara 300 dan 2.800 meter di atas permukaan laut, paling umum di lembah dan kaki bukit di ujung bawah dari kisaran tersebut. Burung ini mendiami hutan, tepi hutan, semak bambu dan semak belukar dan kadang-kadang terlihat di daerah bercocok-tanam. Ia mencari makan di kanopi pohon, sendiri atau dalam kelompok kecil, mencari buah-buahan kecil, biji dan serangga besar seperti kumbang dan kecoak. Ia dapat menjadi jinak, mengunjungi desa-desa untuk mencari makanan.
Sedikit yang diketahui tentang kebiasaan kembang-biaknya. Sarangnya dangkal, dibangun dari ranting kecil dan ditempatkan di pohon rendah. Telurnya putih-kehijauan dengan bercak coklat terkonsentrasi pada cincin ujung telur yang lebih luas.
Cikrak Dada Kuning ( Seicercus montis )
Cikrak dada-kuning ( Seicercus montis ) adalah spesies Pengicau dunia-lama pada familia Phylloscopidae (atau Sylviidae). Ia ditemukan di Indonesia , Malaysia, dan Filipina. Habitat alaminya adalah hutan dataran rendah lembab subtropis atau tropis atau hutan montane lembab tropis. Burung ini mudah dikenali karena terdapat semacam garis hitam yang tipis pada kepalanya yang didominasi bulu berwarna orange tua .
Senin, 02 Juli 2012
Merpati Karolina ( Zenaida macroura )
Zenaida macroura (Merpati Karolina) adalah anggota familia Columbidae. Burung ini juga disebut Merpati-pemurung Amerika ("Mourning dove") atau Merpati Hujan, dan sebelumnya mereka disebut Perkutut Karolina. Mereka adalah burung yang paling banyak dan tersebar luas dari semua burung Amerika Utara. Ia juga termasuk burung buruan yang utama, dengan lebih dari 20 juta burung (dan naik pada tahun yang sama) ditembak pertahun di AS., baik untuk olahraga maupun untuk daging.
Kemampuan mempertahankan populasinya dibawah tekanan tersebut berasal dari perkembang biakan yang produktif : di wilayah hangat, sepasang burung dapat dapat meninggalkan enam ekor anak setahun. Bunyi panggilannya yang sendu ialah "woo-OO-oo-oo-oo" menjadikan ia dipanggi merpati pemurung. Sayapnya dapat membuat suara siulan yang tidak biasa sewaktu terbang dan mendarat. Burung ini merupakan penerbang yang kuat, mampu terbang hingga kecepatan 88 km/jam (55 mph).
Merpati karolina berwarna kelabu muda dan coklat, umumnya direrdam oleh warna. Jantan dan betina kelihatan sama. Spesies ini umumnya monogami, dengan dua anakan setiap kelahiran. Induknya mengerami dan merawat anakan yang masih muda. Merpati karolina makan biji hampir eksklusif, tapi anakan hewan ini diberi makan oleh tembolok oleh induk mereka.
Sabtu, 30 Juni 2012
Jumat, 29 Juni 2012
Kangkok India ( Cuculus micropterus )
Minggu, 24 Juni 2012
Kea ( Nestor notabilis )

Kea ( Nestor notabilis ) adalah spesies bayan ( famili Psittacidae ) unik yang ditemukan di wilayah berhutan dan alpen Pulau Selatan Selandia Baru. Kea adalah satu-satunya dari sedikit bayan alpen yang diketahui di dunia, sehingga kotoran dari pola makannya yang omnivora umumnya terdiri dari akar-akaran, dedaunan, biji, nektar dan serangga. Hal yang tidak biasa saat ini, Kea sekali-kali dibunuh untuk penghargaan saat hewan ini berburu pada peternakan, khususnya domba, sedangkan perlindungan secara penuh hanya terlaksana pada tahun 1986
Sabtu, 23 Juni 2012
Kākā,( Nestor meridionalis )
Sabtu, 16 Juni 2012
Pinguin bermata kuning ( Megadyptes antipodes )
Pinguin bermata kuning ( Megadyptes antipodes ) atau Hoiho adalah pinguin endemik Selandia Baru. Dahulu pinguin ini dianggap berkerabat dekat dengan Pinguin kecil ( Eudyptula minor ) karena riset molekular menunjukkan hewan ini lebih berkerabat dengan pinguin dari genus Eudyptes. Seperti kebanyakan pinguin lainnya, pinguin ini merupakan piscivora.
Selasa, 22 Mei 2012
Alap - Alap Kawah ( Falco peregrinus )
Alap-alap kawah ( Falco peregrinus ) atau Peregrine Falcon dalam bahasa Inggris adalah salah satu spesies alap-alap berukuran besar, dengan panjang sekitar 50 cm. Burung ini memiliki bulu berwarna hitam, kelabu dan biru, berparuh kuning besar dengan ujung hitam lancip dan berekor pendek. Dada dan perut berwarna putih dengan garis-garis hitam. Burung betina serupa, tapi biasanya berukuran dan mempunyai paruh lebih besar dari burung jantan.
Mangsa utama alap-alap kawah adalah aneka burung berukuran sedang, seperti merpati dan kerabatnya, nuri, jalak dan ayam. Burung-burung ini diburu biasanya pada waktu sedang terbang. Alap-alap ini juga memangsa hewan-hewan lain, seperti kelinci, kelelawar, serangga, kadal dan ikan.
Alap-alap kawah diketahui sebagai salah satu makhluk tercepat di dunia. Pada waktu terbang mengejar mangsanya, burung ini dapat mencapai kecepatan 320 km/jam
Ras penetap (non-migran) elang peregrine F.p. ernesti, dijumpai di pegunungan-pegunungan di Sumatera utara dan barat, Kalimantan utara, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Ambon, Ternate, Papua dan beberapa pulau di sekitarnya. Ras ini berwarna lebih gelap di dada dan jarang ditemukan.
Sabtu, 19 Mei 2012
Kakatua Galah ( Eolophus roseicapilla )
Kakatua galah (Inggris:Galah]] (
Ia bersifat endemik di Australia, asalnya dan di introduksi ke Tasmania, dan ia mempunyai bulu pink dan abu-abu yang khas dan perilakunya yang berani dan keras membuatnya sebagai pemandangan biasa di hutan dan terlebih lagi di wilayah perkotaan.
Hal ini tampaknya telah mendapat manfaat perubahan lanskap sejak kolonisasi Eropa dan dapat menggantikan Kakatua Mayor Mitchell di bagian-bagia persebaran. Istilah galah merupakan derivasi kata gilaa, sebuah kata yang ditemukan pada Bahasa Yuwaalaraay dan tetangga Bahasa Aborigin.
Kamis, 17 Mei 2012
Bayan Tanah ( Pezoporus wallicus )
Pergam Kalung ( Ducula mulleri )
Besar (41 cm), dengan kerah hitam yang mencolok karena sangat kontras dengan dagunya yang putih. Tubuh bagian bawah dengan bulu berwarna merah-manggis sawo-matang yang pucat, sementara tubuh bagian atas berbulu dengan warna abu-abu.Terdapat palang putih lebar pada bagian tengah ekor. Mirip dengan Pergam pinon dan Merpati-gunung papua.
Makanan mereka berasal dari pepohonan hutan. Di wilayah Port Moresby, dibulan Juni-Juli adalah canarioides Tristiropsis yang merupakan setengah dari jenis makanan mereka. 30% jenis makanan mereka ialah kenanga dan jenis buah-buahan palem. Buah yang dimakan memiliki volume antara 2 dan 5 cm-ª, yang berarti diameter buah tersebut sekitar 1,5-2 cm dan buah tersebut berbentuk bola. Makanan mereka ditelan utuh.