Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Burung Unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Burung Unik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Oktober 2012

Burung Unik dengan 2 Kepala dan 3 Paruh



Seekor bayi burung dengan dua kepala dan tiga paruh ditemukan di Lembah Pioneer di halaman belakang rumah April Britt. April mengatakan seperti yang diberitakan gazettenet.com, burung unik itu dia temukan di pangkal pohon pada hari Senin sore hari.

Dia menambahkan bahwa burung itu tidak bersuara dan tidak bisa makan jika tanpa bantuan dari induknya, bahkan paruh tengahnya tidak bisa berfungsi dengan baik dan sepertinya dua paruh yang lain tidak terhubung langsung dengan tenggorokan burung.

Menurut Tom Lautzenheiser, ilmuwan regional untuk Massachusetts Audubon Society, keanehan yang terjadi pada burung seperti itu memang seringkali terjadi, tapi jarang sekali ditemukan oleh manusia.

Dia menambahkan bahwa dalam kasus yang seringkali terjadi, hewan dengan keanehan seperti itu tidak bisa bertahan lama untuk hidup dan kebanyakan akan mati dalam waktu yang singkat.
Read More

Senin, 15 Oktober 2012

Burung Rallidae ( Porphyrio martinica )


Rallidae, atau burung rail adalah keluarga burung berukuran kecil hingga menengah yang memiliki jumlah anggota yang besar. Famili ini menunjukkan tingkat diversitas yang cukup tinggi, dan jenis burung yang berada dalam famili ini meliputi crake, coot, dan gallinule. Banyak spesies yang akrab dengan tanah basah, meski banyak dari famili ini dtemukan di habitat daratan kecuali padang tandus, wilayah kutub, dan area alpine di atas wilayah bersalju.


Keluarga burung ini muncul di setiap benua kecuali Antartika. Terdapat banyak spesies kepulauan dari famili ini. Habitat yang umum adalah rawa atau hutan lebat. Rail umumnya berkembang biak di daerah bervegetasi padat.

Ekologi

Ciri yang paling umum dari burung jenis ini adalah mereka menempati daerah bervegetasi padat di wilayah yang lembab seperti daerah dekat sungai, rawa, atau danau. Area rumput air merupakan habitat favoritnya. Secara umum mereka adalah hewan pemalu dan sering bersembunyi sehingga sulit untuk diobservasi.
Kebanyakan spesies bergerak dan berlari dengan cepat di atas kakinya yang kuat. Dan mereka memiliki jari kaki yang panjang yang beradaptasi dengan baik pada permukaan yang lunak dan tidak rata. Mereka memiliki sayap yang pendek dan membulat, dan mereka adalah penerbang yang buruk. Mereka tidak mampu mencapai jarak penerbangan yang cukup jauh.

Spesies kepulauan telah menjadi tidak mampu untuk terbang. Dan banyak dari mereka telah punah karena introduksi predator daratan seperti kucing, tikus, dan babi.
Secara umum, rallidae adalah omnivora. Banyak spesies yang memakan invertebrata, dan juga buah-buahan dan biji-bijian. Hanya sedikit spesies yang bersifat herbivora.

Perilaku berkembang biak dari famili ini sulit diketahui, termasuk apakah mereka monogami, poligami, atau poliandri. Kebanyakan dari spesies ini bertelur antara lima hingga sepuluh, namun ada juga yang bertelur hanya satu ataupun lima belas. Dan telur dalam satu sarang tidak selalu menetas dalam waktu yang bersamaan. Spesies muda dapat dengan mudah bergerak segera setelah menetas. Mereka akan terus bergantung pada induk mereka hingga sekitar satu bulan lamanya.

Du dunia lama, spesies berparuh panjang umum disebut rail, sedangkan spesies berparuh pendek umum disebut crake. Spesies Amerika Utara umumnya disebut rail mesil tidak memiliki panjang paruh yang cukup untuk disebut rail. Rail terkecil adalah Rail Swinhoe, 13 cm dengan massa 25 gram.

Spesies yang lebih besar terkadang diberi nama lain. Coot Hitam lebih adaptif di perairan terbuka dari pada saudara mereka, dan spesies yang lebih besar lainnya disebut gallinule dan swamphen. Yang terbesar di group ini adalah Takahe, memiliki panjang 65 cm dengan massa 2,7 kg.

Rail banyak menderita akibat perubahan lingkungan yang disebabkan manusia. Diperkirakan beberapa ratus spesies rail kepulauan telah punah karena hal ini. Sisanya berstatus terancam dan organisasi konservasi dan pemerintahan terus berupaya untuk mencegah kepunahan mereka.

Karakteristik Fisik


Rail adalah famili yang cenderung bervariasi, berukuran kecil hingga menengah. Ukuran mereka bervariasi dari 12 cm hingga 63 cm, dan bermassa dari 20 gram hingga 3 kg. Beberapa spesies memiliki leher yang panjang. Bentuk paruh mereka cukup bervariasi, di beberapa spesies ukurannya dapat melebihi panjang kepalanya (Rail Clapper), dan yang lainnya dapat berbentuk pendek dan lebar (coot), dan ada juga yang berbentuk besar (Gallinule Ungu).

Rail menampakkan sedikit sekali sifat dimorfisme seksual, baik dalam warna bulu mereka maupun ukuran mereka.

Sayap semua rail pendek dan membulat. Rail tidak mampu terbang dengan kuat, namun dapat dipertahankan untuk waktu yang lama. Banyak spesies yang melakukan migrasi tahunan. Kemampuan terbang mereka yang buruk membuat mereka dengan mudah dijatuhkan oleh angin ketika melakukan migrasi sehingga banyak yang tersesat dan menempati wilayah kepulauan yang terisolasi. Burung-burung ini sesungguhnya lebih memilih untuk berlari dari pada terbang, terutama di habitat yang padat. Beberapa menjadi tidak dapat terbang dalam periode pergantian bulu.

Banyak rail kepulauan menjadi tidak dapat terbang karena sempitnya habitat kepulauan dan sedikit sekali ancaman predator yang mengeliminasi kebutuhan untuk terbang. Selain itu, habitat kepulauan memiliki sedikit sekali sumber daya sehingga mereka harus mengurangi metabolisme tubuh mereka, dan mereka mengorbankan otot sayapnya. Karena itulah, ketidakmampuan untuk terbang sesungguhnya menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka dalam bertahan. Rail Laysan membutuhkan waktu 125.000 tahun untuk kehilangan kemampuan terbangnya dan sayapnya berevolusi menjadi sayap yang mampu menjaga keseimbangan ketika berlari dengan cepat.
Read More

Rabu, 10 Oktober 2012

Pelatuk Sendok ( Platalea leucorodia )


Pelatuk Sendok ( Platalea leucorodia ) merupakan burung yang memiliki paruh panjang, pipih serta bundar di ujungnya hingga terlihat seperti sendok.
Burung Pelatuk Sendok memiliki bentuk paruh yang aneh namun bentuk paruh yang khas ini sangat bermanfaat bagi burung Sendok Pelatuk untuk  menyerok, menyendok, menyaring serta memilih makanan ketika sedang mencari makan di daerah perairan yang dangkal.
Ketika musim kawin datang, burung Pelatuk Sendok jantan akan memakai bulu-bulu hias halus putih di kepalanya yang memanjang ke belakang yang membentuk seperti kuncir.Bulu-bulu hias ini yang digunakan untuk menambah keindahan dan keagungan burung jantan itu demi menarik perhatian burung Pelatuk Sendok betina.
Anak burung Pelatuk Sendok yang masih kecil akan memiliki bentuk paruh yang berbeda dengan paruh induknya. Pada awalnya paruh anak burung Pelatuk Sendok yang masih kecil akan berbentuk pendek dan runcing.
Namun seiring pertumbuhan bentuk paruhnya akan mengalami perubahan, yaitu akan memanjang dan membundar di ujungnya hingga ketika dewasa nanti akan memiliki bentuk paruh yang sama dengan paruh induknya.

Read More

Kamis, 04 Oktober 2012

Penguin Galapagos ( Spheniscus mendiculus )


Penguin Galapagos ( Spheniscus mendiculus ) adalah penguin endemik Kepulauan Galapagos . Ini adalah penguin-satunya yang tinggal di utara khatulistiwa di alam liar. Hal ini dapat bertahan karena suhu dingin yang dihasilkan dari sekarang Humboldt air dan dingin dari kedalaman besar dibesarkan oleh Cromwell . The Penguin Galapagos adalah salah satu penguin banded , spesies lain yang hidup sebagian besar di pantai Amerika Selatan daratan, dan Afrika.

Rata-rata Penguin Galapagos adalah 49 cm (19 in) panjang dan 2,5 kilogram (5,5 lb) berat. Mereka memiliki kepala hitam dengan garis putih berjalan dari belakang mata, sekitar bulu telinga-hitam dan dagu yang tergabung pada tenggorokan. Mereka memiliki kehitaman-abu upperparts dan hamster keputihan, dengan dua pita hitam di dada, band yang lebih rendah memperpanjang bawah panggul ke paha.
Remaja berbeda dalam memiliki kepala gelap sepenuhnya, greyer di sisi dan dagu, dan tidak ada payudara-band. Penguin betina lebih kecil daripada laki-laki, tetapi jika tidak cukup mirip.The Penguin Galapagos adalah spesies terkecil ketiga penguin.
Read More

Rabu, 03 Oktober 2012

Penguin Adelie ( Pygoscelis adeliae )


Penguin Adelie adalah spesies penguin yang umum disepanjang pantai Antartika secara keseluruhan. Distribusi mereka berada di paling selatan pantai Antartika di antara penguin kaisar ( Aptenodytes forsteri ), skua kutub ( Stercorarius maccormicki ), petrel badai wilson ( Oceanites oceanicus) , dan petrel salju ( Pagodroma nivea ). Adapun burung ini ditemukan pada 1840 oleh penjelajah Perancis, yaitu Jules Dumont d'Urville. Ia menamai penguin ini untuk istrinya, Adéle.


Penguin Adélie adalah salah satu dari tiga spesies dalam genus pygoscelis.Bukti Mitokondria dan nuklir DNA menunjukkan bahwa genus ini berpisah dari penguin lainnya 38 juta tahun yang lalu, sekitar 2 juta tahun setelah dari nenek moyang dari genus Aptenodytes. Pada gilirannya, penguin Adelie memisahkan diri dari anggota lain dari genus 19 juta tahun yang lalu.



Penguin Adélie makan kril, cumi-cumi, dan ikan. Mereka dapat menyelam hingga 575 kaki(175 m) untuk mencari makan.Paruh mereka agak gemuk, tapi tepiannya kasar, salah satu kegunaannya adalah untuk menangkap ikan yang licin .Badan mereka memang khusus dirancang untuk berburu. Ilmuwan percaya bahwa penguin adélie makan lebih sedikit pada musim dingin daripada musim lainnya. Mangsanya adalah singa laut,skua, dan terkadang, paus pembunuh.

Penguin Adelie tiba di alasan mereka berkembang biak pada bulan Oktober atau November, pada akhir musim dingin dan awal musim semi. Pada bulan Desember, bulan terpanas di Antartika (sekitar -2 ° C), orang tua bergiliran mengerami telur, satu pergi untuk memberi makan dan yang lain tetap lainnya untuk menghangatkan telur. 


Para orangtua yang mengerami tidak makan. Pada bulan Maret, orang dewasa dan kembali muda mereka ke laut. Penguin Adelie hidup di es laut tetapi perlu tanah bebas es untuk berkembang biak. Dengan penurunan es laut dan kelangkaan makanan, populasi penguin Adelie sudah turun 65% selama 25 tahun terakhir.
Read More

Selasa, 02 Oktober 2012

Penguin Kaisar ( Aptenodytes forsteri )



Penguin kaisar ( Aptenodytes forsteri ) termasuk jenis yang terbesar di antara famili penguin, yaitu dengan tinggi badan mencapai lebih dari 1 meter dan bobot lebih dari 35 kg. Sama seperti jenis penguin lainnya, penguin kaisar juga memiliki kaki yang berjaring dan bulu tebal di seluruh tubuhnya yang kedap air, dan merupakan spesies burung yang tidak dapat terbang.Penguin kaisar dideskripsikan pada tahun 1844 oleh zoolog Inggris George Robert Gray.


Namun ciri yang paling terlihat untuk membedakan penguin kaisar dengan jenis penguin lain adalah garis kuning samar pada bagian lehernya.Berbeda dengan penguin raja, dimana garis kuning pada leher penguin ini lebih mencolok dan membentuk lengkungan tegas di lehernya daripada Penguin kaisar


Populasi Penguin kaisar hanya terdapat di Benua Antartika - kutub selatan bumi, merupakan daerah terdingin di belahan dunia paling selatan dengan suhu terendah mencapai -73° celcius. Mereka bersarang di sepanjang wilayah tepi pantai benua Antartika. Penguin kaisar dapat bertahan hidup disuhu dingin tersebut karena lapisan lemak setebal 2-3 cm pada tubuhnya berguna untuk menyimpan panas dan memisahkan udara dingin dari luar

Read More

Kamis, 06 September 2012

Partridge





Partridge adalah burung dari famili Phasianidae, keluarga burung pheasant. Mereka adalah burung non migratori dari Dunia Lama. Partridge adalah burung berukuran medium. Partridge menempati daerah Eropa, Asia, Afrika, dan Timur Tengah, dan mereka adalah burung yang sering berdiam di tanah serta pemakan biji-bijian.



Terdapat dua jenis partridge yang umum berada di Amerika Utara sebagai peliharaan, yaitu partridge chukar dan partridge abu-abu. Partridge abu-abu umum ditemukan di hutan lebat. Partridge abu-abu memiliki bulu yang kurang menarik dibandingkan partridge chukar. Partridge memiliki panjang sekitar 26 cm dengan massa tidak lebih dari setengah kilogram. Mereka adalah burung buruan favorit.

Read More

Minggu, 02 September 2012

Bowerbird


Untuk menarik pasangan, bowerbird jantan membangun sebuah struktur yang luar biasa rumit yang disebut “a bower”. Ini terbuat dari ranting dan sering berbentuk seperti sebuah gubuk kecil. Burung jantan kemudian menghiasi "pondok bujangan" nya dengan berbagai benda sebagai hadiah.


Di antaranya seperti bunga, bulu, batu, dan bahkan plastik dan kaca. Ratusan potongan-potongan itu secara hati-hati ditata dalam tema monokromatik (misalnya semua item berwarna biru). Burung itu akan benar-benar marah jika anda mengacaukan pondoknya, misalnya dengan menempatkan satu benda yang berbeda warna. 


Bowerbird jantan menghabiskan waktu berjam-jam untuk menyortir dan mengatur hal-hal itu. Bahkan, mereka akan merusak fokusnya hanya untuk pergi ke pondok burung jantan yang lain untuk mencuri barang dan membuat tempat itu berantakan.
Read More

Jumat, 31 Agustus 2012

Wajah Asli Angry Bird


Pernah memainkan game Angry Birds kan? Itu loh, game yang ceritanya para babi hijau mencuri telur telur mereka, lalu mereka marah dan itulah makanya mereka disebut Angry Birds. 

Di game, biasanya burung merah ini terdapat pada level awal awal kita bermain, burung ini mampu menghancurkan struktur bangunan yang lemah, namun seiring berjalannya game ini, muncul burung burung lain yang lebih kuat dari burung merah ini. Burung merah ini memang berguna di semua level dan hanya digunakan untuk menghancurkan bangunan yang telah dihancurkan burung sebelumnya. 



Burung merah itu merupakan maskot atau simbol utama game tersebut. Namun apa kalian tau bahwa wujud asli Angry Birds yang berwarna merah itu memang benar ada ? 

Kardinal, itu lah nama burung tersebut. Burung Kardinal ini dapat ditemukan di Amerika utara dan selatan, mereka hidup di hutan terbuka. Burung Kardinal memiliki ukuran dewasanya sekitar 12 cm( 4,7 inci ) dan berat 11,5 gram ( 0.40 ons ) . Di Amerika burung ini dulunya diperbolehkan untuk dipelihara dan dijual , namun mulai dilarang sejak tahun 1918.



Burung Kardinal yang berjenis kelamin jantan ini merupakan burung teritorial, maksudnya burung ini akan  mempertahankan wilayahnya dari burung jantan lainnya dengan menyanyikan lagu khas mereka. Lagu yang burung jantan nyanyikan ini juga berfungsi untuk menemukan burung betina satu sama lain yang umumnya pada saat malam.
Read More

Minggu, 05 Agustus 2012

Robin


Dahulu burung ini sangat murah harganya, bahkan banyak para toko burung yang menjual burung robin ini, karena selain harganya murah ( pada saat itu ) burung ini sangat mudah beradaptasi dengan pemiliknya dan cepat berkicau, memang burung ini termasuk burung langka di indonesia dikarenakan setahu saya burung ini termasuk burung import dari asia. Pada tahun 1990 an burung Robin ini sangat dikenal oleh masyarakat pehobi burung Indonesia Khususnya, namun akhir-akhir ini burung tersebut seakan hilang dari peredaran kicau mania. 

Sekilas burung Robin adalah nama yang diberikan pada beberapa burung kicau yang kecil yang terdapat di Amerika, Eropa dan Asia.Burung Robin dari Amerika diklasifikasikan sebagai Turdus Migratorius, sedangkan burung Robin Eropa sebagai Erithacua Rubecula. 


Burung Robin ini merupakan burung yang periang dan paling dikenal, ia akan membuat sarang dari ranting dan akar-akar yang dilapisi terlebih dahulu dengan lumpur dalam membuat rumah mereka di alamnya. Setiap pagi atau malam dan waktu subuh burung ini sudah mulai berkicau dengan kerasnya, tak heran pada masa itu banyak sekali pehobi burung lebih menyukai Burung jenis ini karena disamping mudah merawatnya dan murah harga, robin ini baik jantan dan betina sama-sama ngocehnya dan sama gacornya.( Ngerol ), dan untuk perawatannya pun sangatlah mudah dan tidak sulit, sama seperti burung-burung lainnya.

Makanan burung robin ini adalah, voor biasa, jangkrik, kroto serta buah-buahanpun akan dimakannya. Sampai pada akhir-akhir ini jika ada burung Robin ini harganya pun sudah mencapai ratusan ribu rupiah, mungkin dikarenakan burung robin tersebut sudah susah didapat di pasaran. Baik para pecinta burung dan para kicau mania ini sekedar mengingatkan kembali kepada kita, bahwa ada salah satu burung kecil yang sangat rajin berkicau dan tidak gampang stres yaitu BURUNG ROBIN.

Read More

Jumat, 13 Juli 2012

Bangau Hijau

http://hermawayne.blogspot.com

Bangau hijau dikenal suka menjatuhkan benda kecil ke permukaan air, berharap ada ikan kecil yang tertipu yang mengira bahwa benda tersebut adalah makanan, kemudian bangau ini dengan cepat menangkap korban yang tidak curiga. Tidak semua bangau hijau menggunakan teknik ini, tetapi mereka yang menjadi sangat berbakat, dan mereka bahkan melakukan percobaan dengan berbagai jenis umpan .


Beberapa bangau pernah terlihat mencuri roti karena ia pernah melihat orang-orang memberi makan bebek di kolam dengan menggunakan roti sebagai umpan. Bangau lain dikenal sering menangkap ikan kecil tapi bukan untuk dimakan, melainkan digunakan sebagai umpan untuk ikan yang lebih besar.

 


Beberapa ahli percaya bahwa mereka belajar dari manusia, sementara yang lain berpikir bahwa mereka belajar sendiri dengan mengamati bagaimana ikan kecil akan menyelidiki benda kecil atau binatang yang jatuh ke air. Perilaku ini jelas tidak naluriah, yang membuat bangau hijau ini sangat mungkin menjadi pemangsa paling cerdas dalam daftar ini.

Read More

Jumat, 08 Juni 2012

Mentok Rimba ( Cairina scutulata )

 
Mentok Rimba atau dalam nama ilmiahnya Cairina scutulata adalah sejenis burung dari keluarga bebek (suku Anatidae). Spesies ini termasuk salah satu burung air yang paling langka dan terancam punah di dunia. Mentok Rimba juga dikenal dengan beberapa nama seperti Serati, Mentok Hutan, Bebek Hutan atau Angsa Hutan. Dalam bahasa Inggris spesies ini dikenal sebagai White-winged Wood Duck.

Berbentuk mirip dengan mentok peliharaan (Cairina moschata), Mentok Rimba memiliki panjang tubuh (dari paruh hingga ke ujung ekor) sekitar 75 cm.Tubuh umumnya berwarna gelap atau kehitaman, dengan sisi bawah sayap (ketika terbang) berwarna putih. Kepala dan leher putih, kadang-kadang dengan bintik-bintik kehitaman. Paruh dan kaki kekuningan atau jingga kusam. Tidak seperti mentok peliharaan, tak ada lingkaran merah di sekeliling mata.

 

Pada masa lalu, Mentok Rimba hidup tersebar luas mulai dari India timur laut, Bangladesh, Asia Tenggara, Sumatra hingga Jawa. Pada tahun 2002 populasinya di seluruh dunia tinggal lagi 800 ekor; dengan sekitar 200 ekor menyebar di Laos, Thailand, Vietnam dan Kamboja, sekitar 150 ekor di Sumatra, terutama di Taman Nasional Way Kambas, dan 450 ekor di India, Bangladesh dan Myanmar.


Read More