Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 27 Oktober 2012

Tenggeran Burung

http://kicauan.files.wordpress.com/2010/06/tenggeran-beramplas.gif 

Tenggeran burung memang terlihat seperti barang yang tak berguna bagi para pemelihara burung , mungkin juga karena hanya dianggap sebatang kayu yang sederhana . Dari sebatang kayu tersebutlah burung - burung ( terutama burung kicau ) mampu menghasilkan suara yang bisa dibilang '' wah '' .

Tenggeran burung ini seperti halnya kursi jika burung kita samakan dengan manusia . Manusia membutuhkan tempat untuk beristirahat dengan bisa duduk di kursi , sedangkan burung dapat beristirahat dengan bertengger di tenggeran yang telah kita sediakan .

Memang , peran  tenggeran bagi penghobi burung tak dapat dipisahkan ( selain kandang , tempat makan & minum ) dari hobinya , yaitu memelihara burung . Tenggeran yang tersedia di pasaran terdiri dari tenggeran yang berasal dari batang kayu ( seperti kayu pohon mangga ) dan juga berasal dari tenggeran kayu yang beramplas .

Biasa digunakan untuk fungsi standar , yaitu hanya memelihara burung tetapi mungkin untuk alasan - alasan umum saja .

Seiring dengan berkembangnya beragam bentuk dari tenggeran burung , maka dibuatlah tenggeran burung yang bermanfaat (lihat gambar di awal artikel) . Tak hanya sebagai tempat bertenggernya burung saja , tetapi juga terdapat 3 fungsi lainnya , yaitu 
  1.  Bisa sebagai pembersih paruh burung ketika terdapat sisa-sisa pakan burung agar ukuran paruh atas dan bawah sama
  2.  Menjaga agar kuku burung tidak terlalu tajam serta tidak terlalu panjang 
  3. Amplas yang terdapat pada tenggeran tidak akan melukai kaki si burung sendiri .
 Bentuk-bentuk tenggeran:


Berikut ini beberapa gambar sangkar dan tangkringan di dalamnya, serta apa manfaatnya:
sangkar11
Gambar A adalah sangkar bulat dengan diameter beragam, mulai 40 sampai dengan 60 cm atau lebih. Tangkringan model itu digunakan untuk burung berekor panjang (murai batu misalnya), dengan tujuan agar ekor MB tidak rusak ketika MB tidur. MB tidur biasanya mencari tangkringan tertinggi dan mepet di ujung tangkringan. Dengan tangkringan model itu, maka ekor burung tidak menempel sangkar.

Sama fungsinya dengan Gambar A adalah sangkar Gambar C. Hanya saja ini menggunakan tangkringan model “T”. Kalau Gambar A, tangkringan bagian atas dihubungkan ke sangkar/kerangka sangkar dengan kawat (biasanya kuningan agar tidak mudah berkarat).

Sedangkan sangkar Gambar B menggunakan tangkringan model susun silang. Tangkringan ini berisiko merusakkan ekor burung ketika tidur. Tangkringan model ini biasanya digunakan untuk MB yang kalau sedang tarung bergaya geser kanan-kiri tubuh. Kalau MB model tarung seperti itu diberi tangkringan model T, dia akan banyak naik turun dari tangkringan kepala “T” ke tangkringan panjang (tempat dudukan tangkringan “T”).
sangkar2
Sangkar Gambar D digunakan untuk sangkar harian burung2 kcil seperti kenari ciblek dan lain-lain. Tetapi tangkringan model ini tidak disarankan karena ekor burung mudah rusak.

Sangkar Gambar E biasanya untuk kenari, kacer dan sebagainya. Tangkringan model ini ditujukan untuk burung yang berdasar gayanya sering bermain naik-turun dari satu tangkringan bawah ke tangkringan atas dan sebaliknya.
sangkar3
Gambar sangkar F dan G juga mempunyai fungsi yang hampir sama dengan sangkar Gambar E.
sangkar4
Sedangkan sangkar Gambar H mempunyai fungsi yang sama dengan sangkar Gambar A yakni agar ekor burung tidak rusak karena menempel jeruji sangkar. Ini biasanya digunakan untuk tangkringan Anis Merah atau Anis Kembang. Sedangkan sangkar Gambar I biasanya untuk pentet, kenari, atau sulingan yang suka nangkring di tempat sempit. Tetapi tangkringan model ini tidak dianjurkan untuk digunakan.

Masih banyak lagi model sangkar dan tangkringannya, tetapi sementara saya sampaikan itu dulu yakni model tangkringan yang umumnya dipakai para penghobi burung.

Tentu ini lain dengan model tangkringan burung paruh bengkok/LB yang biasanya juga diberi main-mainan dll.

(Sumber: Omkicau.com)
Read More

Jumat, 26 Oktober 2012

Burung Emberizidae atau Black-faced Bunting

Burung  Emberizidae atau Black-faced Bunting adalah burung kecil sepanjang sekitar 15 cm. Tubuh bagian atas coklat-zaitun; punggung bercoret hitam dan tepi penutup sayap pucat; bulu-bulu ekor luar putih. Paruh bagian atas kehitaman, paruh bagian bawah dan kaki berwarna seperti daging. Tidak ada warna merah-karat pada tunggir.

Gambar/foto Burung  Emberizidae atau Black-faced Bunting



Burung jantan pada bagian kepala, leher, dan dada abu-abu-kehijauan dengan topeng-muka hitam kecil; perut kuning-pucat; tubuh bercoret. Burung betina pada bagian kepala lebih coklat dibandingkan jantan; tidak ada topeng-muka; alis kekuningan pucat; tenggorokan dan tubuh bagian bawah keputih-putihan sampai kuning pucat dengan coret-malar hitam dan dada serta sisi tubuh bercoret gelap. Burung remaja mirip betina.

Suara burung Emberiza spodocephala 

1.


Download

2.


Download

3.

Download

4.


Download

5.


Download

6.


Download

7.


Download

 8.

Download

9.

Download

10.

Download

11.

Download

12.

Download


Persebaran dan ras
Hanya diketahui dari sebuah catatan perjumpaan di Menanga, Taliabu (Oktober, 1991). Burung migran, berbiak di Siberia selatan sampai Cina utara dan Jepang bagian utara, bermigrasi ke selatan sampai Asia Tenggara.

  • spodocephala Pallas, 1776 – berbiak di Siberia tengah (Novokuznetsk dan Krasnoyarsk) sampai kawasan Manchuria dan Korea Utara; musim dingin bermigrasi ke China selatan & timur (Yunnan, Hainan sampai Fujian) dan Taiwan.
  • personata Temminck, 1836 – berbiak di P. Sakhalin selatan, Kep. Kuril dan Jepang (Hokkaido & Honshu); musim dingin bermigrasi ke Honshu utara sampai Kep Ryukyu dan Kep. Izu.
  • sordida Blyth, 1845 – berbiak di China tengah dari Gansu dan Qinghai ke selatan sampai Sichuan dan Yunnan (Lembah Yangtze), ke timur sampai Hubei, dan terkadang di Guizhou dan Hunan; musim dingin bermigrasi ke Nepal, India timur-lau, Myanmar dan Indochina bagian utara.
Tempat hidup dan Kebiasaan
Catatan dari luar kawasan Wallacea, sering mengunjungi semak terbuka, perdu, lahan budidaya dan tepi hutan, khususnya dekat air. Makanan utamanya biji-bijian, meskipun pada fase muda lebih banyak memakan serangga. Bersarang di tajuk pohon atau permukaan tanah. Jumlah teur 4-5 setiap periode berbiak.
Status
Daftar merah IUCN : Resiko Rendah (LC)
Perdagangan Internasional: –
Perlindungan:–
(berbagai sumber antara lain kutilang.or.id, orientalbirdimages.org, xeno-canto.org)
Read More

Petrel Galapagos ( Pterodroma phaeopygia )

http://www.hawaii.edu/behavior/306/LabAcoustics/uau.jpg

Burung berukuran sedang (43 cm) , memiliki sayap yang panjang (bentang sayap 91 cm). Tubuh bagian atas hitam keabu-abuan, sedangkan tubuh bagian bawah dan muka putih. Sayap bagian bawah putih dengan tepian sayap hitam. Kaki merah jingga berselaput hitam. Paruh hitam, kecil, dan berbentuk kait, dilengkapi lubang hidung berbentuk pipa. Ekor berbentuk baji dan berwarna putih.

 
Penyebaran dan ras
 
Endemik Kep. Galapagos. Mencari makan ke utara sejauh Amerika Tengah bagian barat dan ke selatan sampai bagian utara Amerika Latin. Petrel Galapagos juga ditemui dan merupakan burung endemik di Hawaii dengan nama subspesies: P.p. sandwichensis (Ridgway, 1884). Namun subspesies ini sedang dalam tahap diusulkan untuk menjadi spesies tersendiri.


Tempat hidup dan Kebiasaan
 
Menghabiskan sebagian besar waktunya di perairan. Pada musim berbiak, kembali ke daratan terutama di daerah pegunungan yang lembab dan berbatu dengan ketinggian antara 300-900 m. Bersarang di lubang alami yang ada di lereng tebing gunung berupa lubang bekas saluran lava, bekas erosi air, atau jalur sungai yang mengering, biasanya berada di dekat tanaman Miconia. Makanan utamanya cumi, ikan, dan udang.



Status
 
Daftar merah IUCN             : Kritis (CR)
Perdagangan internasional     : -
Perlindungan                        : -
Read More

Informasi Harga

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7L4XRslQDi9sKJENC5h1Ynsa6yN8Vj7dpq07QWvcQWUwsjOWvRuhIYE1337OPubNembvlOwrQwPo1rAUlvCWkbNr-bZvO_qEkK491KiLM4CUuzIqZswewmGa29ixrF-LUPU0ns1UKjl7R/s1600/Tempat+Minum+Burung+L.gif https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWiPUxmZPEVVc8Hc3honO1EXNIkmvMYsiAd-CMEUCL9pyp5TjZemuPI1bBOt_n3318TJBmgKa8dmiwn2jBSuMXJAU_d6GW_z1A_W0jxkBJUWwogKihRW7strtEPoviZAvbikoLCRJurz7_/s1600/Tempat+Minum+Burung+S.gif
Dalam memenuhi perlengkapan merawat burung yang anda pelihara , maka saya berikan sedikit informasi tentang harga tempat minum burung . Tempat minum burung tersebut tersedia dalam beragam ukuran . mulai dari yang besar sampai yang kecil . Berikut saya berikan gambar beserta harganya .

Tempat Minum Ukuran Besar

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7L4XRslQDi9sKJENC5h1Ynsa6yN8Vj7dpq07QWvcQWUwsjOWvRuhIYE1337OPubNembvlOwrQwPo1rAUlvCWkbNr-bZvO_qEkK491KiLM4CUuzIqZswewmGa29ixrF-LUPU0ns1UKjl7R/s1600/Tempat+Minum+Burung+L.gif 
Biasanya untuk burung - burung berukuran sedang - besar . Harga berkisar  Rp. 25.000,-


Tempat Minum Ukuran Kecil

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWiPUxmZPEVVc8Hc3honO1EXNIkmvMYsiAd-CMEUCL9pyp5TjZemuPI1bBOt_n3318TJBmgKa8dmiwn2jBSuMXJAU_d6GW_z1A_W0jxkBJUWwogKihRW7strtEPoviZAvbikoLCRJurz7_/s1600/Tempat+Minum+Burung+S.gif
 
Biasanya untuk burung yang berukuran kecil , harga berkisar Rp. 10.000,-
Read More

Tips Menghilangkan Suara Burung Setan Pada Murai Batu


Tips Menghilangkan Suara Burung Setan Pada Murai Batu, Seorang pecinta burung tentunya tidak mengharapkan adanya suara burung setan pada burung kesayangannya. Terutama jika burung yang dipelihara adalah burung murai batu atau burung jempolan yang lain.


Suara burung setan sendiri adalah adanya suara lain pada suara burung, misalnya suara ayam, suara burung perkutut, suara kodok hingga suara yang sangat mengesalkan seperti “ttiitt … ttiitt … tttttiiiiitt …..”.
Untuk menghilangkan suara burung setan anda bisa melakukan langkah-langkah seperti ini, diantaranya :

1. Siapkan air dingin pada semprotan atau sprayer untuk memandikan burung. Air dingin bisa dari air es atau air yang sebelumnya disimpan di dalam lemari es.
2. Caranya adalah dengan menyemprotkan air dingin ini pada burung begitu burung murai batu anda mulai mengeluarkan suara yang tidak anda sukai atau suara setan secara berulang-ulang.
Biasanya burung ini akan terkejut dengan sekali semprotan sehingga berhenti melanjutkan suara burung setan.
3. Jika burung murai batu anda masih mengeluarkan suara burung setan lagi maka semprot ulang untuk membuatnya tidak merasa nyaman atau menjadi kaget.

Jika dilakukan dengan rutin perawatan ini bisa membuahkan hasil pada sekitar 4 hari. Namun jika dilakukan dengan tidak teratur maka hasilnya bisa terlihat dalam waktu yang lebih lama, yaitu sekitar 1 minggu lebih.

Dasar pemikiran dari terapi ini adalah kita “menghukum” burung atas perilaku tertentu mereka, dengan “hukuman semprot air dingin” yang mengejutkan dan membuat burung tidak nyaman, si burung akan belajar bahwa “jika aku melakukan ini, akibatnya begini”.

Nah, kalau Anda rajin mengawal “proses belajar” ini, maka murai batu anda akan cepat belajar dan karenanya dia akan dengan terpaksa melupakan suara setannya dan tidak akan pernah menyuarakannya lagi.
Anda juga bisa melakukan perawatan ini pada jenis burung berkicau yang lain seperti kacer, burung anis, cucak ijo dan sebagainya jika burung-burung tersebut memiliki masalah yang sama.

Referensi:
1. http://omkicau.com/2010/04/07/tips-lain-hilangkan-suara-setan-kacer-mbagong-dan-pentet-serta-anis-merah-manja/
2. http://omkicau.com/2009/02/24/kalau-burung-kita-kemaster-suara-setan/
Read More

Fiji Leher Merah ( Charmosyna amabilis )

http://www.parrots.org/images/parrotgallery/RedThroatedLorikeet/wpt0471m_medium.jpg

Burung Fiji Leher Merah atau Charmosyna amabilis, memiliki 18 cm panjang dan seluruhnya hijau, tapi untuk merah, tenggorokan pipi dan paha. Tenggorokan merah berbatasan dengan kuning. Mustard-kuning undertail dan ekor tips.High bernada berderit diucapkan sementara makan atau dalam penerbangan.


Spesies ini memenuhi syarat sebagai Lorikeet ( Sangat Terancam Punah )  karena populasi kecil yang terus menurun sebagai akibat dari predasi dari hilangnya habitat. Burung ini adalah burung endemik di Fiji dan ditemukan di pulau Viti Levu, Vanua Levu, Taveuni dan Ovalau. Populasi diperkirakan kurang dari 50 ekor.
Read More

Kamis, 25 Oktober 2012

Burung Unik dengan 2 Kepala dan 3 Paruh



Seekor bayi burung dengan dua kepala dan tiga paruh ditemukan di Lembah Pioneer di halaman belakang rumah April Britt. April mengatakan seperti yang diberitakan gazettenet.com, burung unik itu dia temukan di pangkal pohon pada hari Senin sore hari.

Dia menambahkan bahwa burung itu tidak bersuara dan tidak bisa makan jika tanpa bantuan dari induknya, bahkan paruh tengahnya tidak bisa berfungsi dengan baik dan sepertinya dua paruh yang lain tidak terhubung langsung dengan tenggorokan burung.

Menurut Tom Lautzenheiser, ilmuwan regional untuk Massachusetts Audubon Society, keanehan yang terjadi pada burung seperti itu memang seringkali terjadi, tapi jarang sekali ditemukan oleh manusia.

Dia menambahkan bahwa dalam kasus yang seringkali terjadi, hewan dengan keanehan seperti itu tidak bisa bertahan lama untuk hidup dan kebanyakan akan mati dalam waktu yang singkat.
Read More