Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Tips Memilih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Memilih. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Oktober 2012

Cara memilih pakan burung


Dalam budidaya burung makanan adalah hal yang paling penting, karena setiap makkhuk hidup membutuhkan makanan dan minuman. Makanan pokok burung parkit adalah biji-bijian kecil seperti jewawut, millet putih,millet merah,jagung muda,beras merah dan beberapa macam biji-bijian lainnya.


Burung parkit termasuk salah satu jenis burung yang tidak terlalu rewel makannya. Bila sudah terlalu lapar makan kayu sangkarpun akan digerus untuk melampiaskan rasa laparnya.


Bila kita sudah siap untuk memelihara burung parkit baik itu untuk klangenan, bisnis ataupun penelitian maka yang harus diperhatikan adalah soal makanannya. Meskipun terbilang gampang urusan kualitas biji-bijian yang akan diberikan harus diperhatikan, agar kesehatan burung tetap terjaga sehingga akan tampak sekali pada penampilannya yang prima ditandai warna bulunya yang mengkilat, postur tubuhnya yang 'berotot' tidak kerempeng. Kaki dan paruhnya terlihat kekar.

Karena itu ada tip khusus di saat memilih pakan burung kesayangan kita tersebut:
  • Pilih warna pakan seperti millet atau jewawut yang terlihat cerah dan betul-betul berisi. Itu pertanda bahwa pakan tersebut masih fresh. Ada kalanya di pedagang pakan yang menjual stok pakan lama. Mungkin sepi kali ya. Sehingga bila tidak teiti kita mendapat pakan biji-bijian tersebut kurang berkualitas yaitu ditandai bobot biji-bijian tersebut ringan alias banyak kopong (kurang berisi).
  • Bila memilih pakan kiloan dari pedagang langsung ada baiknya pakan tersebut kita seleksi dengan cara direndam air sebentar sehingga biji-bijian yang kosong mengapung diatas sehingga bisa kita saring dan buang. Biji-bijian yang baik akan tenggelam. Setelah perendaman segera kita saring dan jemur dengan panas matahari dengan tujuan agar pakan tersebut dalam keadaan kering dalam penyimpanan untuk menghindari jamur. Perlu diingat bahwa pakan yang berjamur sangat berbahaya bagi kesehatan burung parkit. 
  • Cara lain yaitu setelah kita rendam/cuci biji-bijian tersebut kita sangrai (digoreng tanpa minyak) sambil kita tambahkan sedikit garam mineral/dapur ataupun vitamin (supplemen tambahan). 
  • Kalau kita memilih pakan yang sudah jadi/bentuk kemasan tinggal kita berikan secara langsung.
  • Makanan tambahan berupa sayuran seperti tauge atau jagung muda sangat disukai parkit. Makanan tersebut bisa kita berikan seminggu sekali untuk mengimbangi kecukupan gizi si centil warna-warni.
  • Satu lagi yang tidak kalah penting yaitu pemberian grid atau batu mineral yang bisa diambil dari kulit sotong ataupun tumbukan batu bata merah. Tujuan pemberian grid ini agar memberi kebutuhan mineral untuk si parkit sekaligus membantu proses pencernaannya. Dalam istilah perburungan ngasin/asinan.
  • Untuk referensi masalah pakan silakan juga cek artikel pakan burung.
Read More

Selasa, 23 Oktober 2012

Tips Pilih Pleci ala Randy Satria

 http://kicauan.files.wordpress.com/2012/05/pleci-fighter-body-mungil-alis-tebal.jpg?w=750

Pesona pleci tak pernah hilang dari waktu ke waktu karena suaranya yang khas dan mudah sekali untuk dikenali oleh masyarakat . Dalam kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit tips rahasia agar pleci yang anda beli cepat untuk bunyi dan mudah beradaptasi dengan lingkungan tempat tinggal anda . Berikut caranya  :
  1.  Pilihlah atau carilah pleci yang KEBETULAN di tempat penjualnya lebih sedikit jumlah burungnya . Jikalau tidak ada , maka pilihlah pleci yang anda rasa paling lincah dan gesit .
  2. Pilih pleci lihat lah pertama kali dari lingkaran putih di sekitar matanya . Pilih yang tebal dan berwarna putih terang .
  3. Cek juga kakinya , apakah kakinya sehat atau tidak .
  4. Belilah 2 ekor burung pleci dalam kandang yang sama ( jika ombyokan ) di lokasi yang sama .
  5. Setelah membeli , taruhlah burung di lokasi yang lumayan dekat +/- 2meter , tetapi usahakan kedua burung tidak melihat satu sama lain .
  6. Rawat setiap hari burung pleci anda dan lihat dalam 1 minggu kedepan .
Read More

Senin, 17 September 2012

Memilih Perkutut


Membeli perkutut memang tidak seperti membeli jenis burung lainnya. Dalam memilih perkutut, selain perlu ketelatenan juga butuh kejelian agar tidak kecewa di kemudian hari. Sebelum membeli perkutut ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan. Pertama, kalau bakalan tersebut untuk konkurs, jelas harus jantan.


Kemudian, karena bakalan perkutut tersebut diidentikkan dengan piyik, sedangkan kriteria piyik dalam perkutut sendiri dikategorikan mulai burung baru menetas sampai berumur lima bulan, maka untuk membeli bakalan di masing-masing umur diperlukan pengetahuan dan perhatian sendiri-sendiri. Jadi, dalam membeli bakalan perkutut kita bisa membeli piyik mulai yang baru menetas (berumur beberapa hari) sampai burung mulai menampakkan suara aslinya ketika burung berumur lima bulan.

Para pembeli perkutut, baik untuk didengar suaranya maupun untuk lomba, pasti memilih perkutut jantan. Perkutut jantan mempunyai suara nyaring, tekanan bas pada suaranya besar, dan power-nya besar sehingga kalau berbunyi akan terdengar lantang dan stabil. Bagi penggemar perkutut yang masih baru dan awam tentang perkutut, agak sulit untuk membedakan antara perkutut jantan dan betina. Apalagi kalau membelinya masih dalam tahap bakalan.

Untuk membedakan perkutut jantan dan betina, bisa dilakukan dengan melihat supit (tulang di bawah dubur). Kalau supit tersebut rapat atau hampir bersentuhan, bisa dipastikan jantan. Sebaliknya kalau jarak tulang supit tersebut lebar (sekitar 1 cm atau seukuran jari tangan), berarti betina. 


Cara ini baru bisa digunakan setelah piyik menginjak umur empat bulan. Sebelum umur empat bulan supit pada piyik jantan relatif renggang sehingga penggemar perkutut yang awam akan kesulitan menentukan bakalan jantan dengan cara ini.

Setelah bakalan berumur empat bulan, apalagi kalau sudah di atas enam bulan, secara alami supit jantan akan menyempit sehinga mudah membedakannya dengan yang betina. Selain itu perkutut jantan yang sudah menjelang dewasa juga bisa diketahui dari bentuk bola mata, bentuk kepala, bentuk fisik dan suara. Bola mata perkutut jantan tampak lebih menonjol denga sorot mata yang tajam, sedangkan yang betina tampak sayu dengan sorot mata lemah. 


Kepala perkutut jantan berukuran lebih besar dan agak bulat, sedangkan yang betina lebih kecil dan agak lonjong. Ukuran fisik tubuh juga demikian, yang jantan biasanya lebih besar dibandingkan dengan yang betina. suara juga demikian, suara perkutut jantan lebih keras dibandingkan yang betina.
Read More

Sabtu, 08 September 2012

Ciri Pleci Oke


Karakteristik pleci yang baik menurut beberapa sumber yang ada sekarang ini di jagat internet , terutama blog . Ini dia ciri - ciri tersebut .

1. Semi fighter. Burung Pleci bukanlah burung petarung murni, daya tarung yang ada pada burung ini cenderung lebih diakibatkan oleh tingkat birahi pada level tertentu yang tentunya akan membuat burung ini berkicau untuk menjaga menjaga daerah teritorialnya. 

2. Mudah Beradaptasi. Burung Pleci mudah beradaptasi terhadap lingkungan yang baru/tidak mudah stress. Namun, burung ini sedikit mudah kaget apabila di sekitarnya ada sesuatu yang mengganggu ketenangannya. 

3. Burung koloni burung ini kerap membentuk gerombolan besar yang bergerak bersama di antara tajuk pepohonan. Gemar berkelompok, bahkan sering juga bercampur dengan jenis2 burung yang lain

4. Mudah jinak. Walau burung ini tergolong Burung kecil yang lincah, namun dalam waktu tertentu dan perlakuan serta perawatan yang baik, burung ini mudah menjadi jinak kepada pemiliknya.

5. Makanan Utama melihat dari bentuk paruh, burung Pleci adalah pemakan serangga, namun untuk diketahui pula bahwa dia pun gemar memakan nektar dan aneka jenis buah (pada salah 1 buku yg pernah saya baca, burung-burung pemakan buah hanya memakan buah atas dasar naluri atau bukan sifat dasar sadap bbm.

6. Kicau sebenarnya, Pleci berkicau untuk mengumpulkan koloninya..
Saat pagi-pagi (fajar) salah satu Pleci (mungkin leadernya atau disini saya sebut sebagai Pleci Raja) akan bangun terlebih dahulu menyanyikan lantunan nada kicauannya. Hal tersebut diatas dilakukan pula oleh koloni-koloni yang lainnya. Setelah koloninya berkumpul, mereka akan melakukan hal yang saya jabarkan dibawah ini.

7. Suara Ciap/Ciw Panjang bila berdekatan dengan sesamanya, burung ini sering mengeluarkan suara ciw-ciw rendah Sembari mencari mangsanya di sela-sela dedaunan, burung ini terus bergerak dari satu ranting ke lain ranting, dan kemudian berpindah ke lain pohon yang berdekatan, kadang/sesekali dia juga mengeluarkan suara berkeciap tinggi setiap beberapa saat sekali untuk berkomunikasi dengan anggota kelompok yang lainnya yang agak jauh ataupun bagi leadernya adalah sebagai ajakan untuk berpindah tempat.

NB : sedikit catatan tambahan pada butir “kicau”

Bila mungkin kita bisa menandai Pleci, anggota suatu koloni sepertinya tidaklah tetap.. Kerena saat para pemimpin-pemimpin koloni Pleci ini berkicau, pemimpin-pemimpin ini akan bernyanyi semerdu mungkin untuk memikat atau mencari anggota sebanyak mungkin (hypnosis). adapun bila pleci yang kita pelihara tetap bisa berkicau walau bukan pemimpin, mungkin hal ini lebih disebabkan oleh termasternya mereka oleh para leadernya (Pleci raja itu)


Read More

Jumat, 24 Agustus 2012

Memilih Kacer Fighter


Kacar dada putih secara umum memang lebih fighter ketimbang kacer hitam (kacer Jawa). Itu sebabnya kacer dada putih memang mendominasi di lapangan lomba. Tentu saja faktor ketersediaan di pasar yang jauh lebih banyak juga ikut menjadi faktor.

Sejumlah kicaumania kawakan mencoba membagikan ilmu yang dasarnya adalah “titen” atau berdasarkan pengamatan yang cukup lama. Mereka telah mengumpulkan sejumlah ciri-ciri fisik yang bisa dijadikan patokan untuk memperkirakan apakah kacer tersebut kelak Aakan fighter atau mau tarung atau tidak.


Burung yang fighter dan juara, memiliki ciri-ciri antara lain sebagai berikut: Bulu kelihatan kering, tapi bersih dan gilap. Artinya kalau kita menjumpai burung kacer dada putih tapi bulunya kurang bernada kering, biasanya kurang flghter. 

Mata melotot atau medolo, sampai seperti mau keluar dari dalam kelopaknya.
Mata yang melotot akan terkesan garang, juga awas dalam mengamati sekitarnya. Kalau kita menjumpai kacer dada putih yang matanya kurang melotot, sehingga terlihat lembut dan kalem, bisa diperkirakan si burung kurang tarung.


Bagian paruh terlihat lurus, belahannya memanjang hingga ke belakang sampai mau ke bagian leher atau tenggorokan atau sampai di bawah mata. Jenis yang seperti ini biasanya memiliki volume yang dahsyat dan tembus. Jenis yang seperti ini bisa membuka paruh lebih lebar dari yang belahannya lebih pendek.
Postur badang kecil memanjang, tidak pendek. Kemudian perhatikan bagian ekor, biasanya kempal atau ngumpul, dan tidak mekar atau membuka.


Kacer dada putih bisa dipelihara baik di daerah panas maupun dingin. Paling-paling bila baru pindah, memerlukan sedikit waktu untuk adaptasi.


Menghindari mbagong atau mbedesi


Salah satu kelemahan atau tabu bila kita melombakan kacer adalah mbedesi atau mbagong. Kalau kita punya kacer dan mbagong …. aduhhh malu sekali rasanya. Biasanya akan ditertawakan dan dijadikan bahan ejekan teman-teman, meskipun hanya terjadi di latihan.


Menurut banyak pemain kacer, burung kacer mbagong disebabkan karena beberapa hal. Salah satunya adalah karena kalah mental. Selain itu, juga karena kelelahan. Burung yang di bagian awal tampil sangat baik, bila sedang tidak fit dipaksakan, maka ketika kelelahan biasanya juga mbagong.


Sehebat-hebatnya kita punya kacer, kalau di akhir-akhir penilaian kemudian mbagong, hampir pasti tidak bisa mendapatkan bendera koncer. Mbagong atau mbedesi benarbenar faktor yang bisa menghilangkan semua sisi-sisi baik lainnya.



Sejumlah orang mencoba melakukan berbagai terapi untuk secara perlahan menghilangkan kebiasaan buruk ini. Misalnya dengan mandi pasir. Caranya, kita ayak pasir halus, kemudian bisa dimasukkan ke bak keramba, kemudian kacer dimasukkan ke keramba.


Cara lain juga bisa dilakukan, tapi sedikit berisiko. Yaitu pasir ditaruh di atas tanah secara merata. Kemudian sangkar ditaruh di bagian atasnya, lantas bagian lantai sangkar ditarik. Jadilah lantai burung langsung terbuka atau terhubung dengan pasir yang sudah ditabur di atas tanah. Pastikan sangkar tidak roboh, karena itu biasanya diberi beban supaya kalau tersenggol secara tidak sengaja, atau kena angin, tidak roboh atau bergeser. Sebab kalau sampai terjadi, burung bisa terbang bebas.


Pada saat mandi pasir burung juga punya kesempatan untuk ngasin. Tapi, di jaman sekarang ngasin bisa dilakukan dengan cara langsung diberi asinan khusus untuk burung berkicau yang produknya juga ada di pasaran, meskipun tidak selalu mudah mendapatkannya
Read More

Rabu, 22 Agustus 2012

Efek Kroto Pada Pleci

Banyak penghobi burung kacamata atau burung pleci (plecimania) yang jengkel gara-gara burung pleci mereka tidak mau bersuara ngeplong keras apalagi bersuara ngalas meski usianya sudah cukup, jinak dan rajin bunyi. Kalau bunyi, demikian keluhan yang sering kita dengar, sekadar ngriwik atau bergaya teler dengan suara kecil.
Oke, sebelum melangkah lebih jauh, khususnya untuk Anda para pemula, perlu tahu apa dan bagaimana suara burung pleci ngalas yang selama ini diidamkan para plecimania. Untuk itu, silakan dengarkan dulu atau bisa pula mendownload suaranya di artikel ini: Suara burung pleci ngalas.
Bagaimana membuat burung pleci bersuara ngeplong keras dan ngerol ngalas? Berikut ini saya sampaikan tips yang dibeber Om Yuli ( Julianto Prasetyo) saat ngobrol bareng di rumah  bersama sejumlah kawan Jogja dan Solo. Tips ini didasarkan pada pengalaman Om Yuli merawat burung pleci dengan melakukan beberapa eksperimen.
Dalam hal ini Om Yuli bercerita tentang perbedaan penggunaan ekstra foodng kroto dan ulat kandang. Singkat cerita, menurut Om Yuli, kroto membuat burung rajin bunyi tetapi lebih rajin ngriwik tetapi lebih banyak juga teler dengan suara kecil. Sedangkan pemberian ulat kandang menyebabkan burung lebih bisa atau mau bersuara keras dan ngalas. Syaratnya, burung memang sudah mapan dan/atau gacor.
Hal itu diketahui Om Yuli dengan memberikan perlakuan berbeda pada sejumlah burung pleci. Kelompok burung yang diberi pakan ekstra kroto, hanya rajin ngriwik atau teler, sementara kelompok yang diberi pakan ulat kandang lebih gacor dengan suara keras. Ketika percobaan di balik, yakni kelompok burung yang semula rutin diberi kroto lantas gantian diberi ulat kandang menjadi rajin ngalas/bersuara plong keras. Sedangkan yang semula rutin diberi ulat kandang diganti pakan tambahannya dengan kroto, tetap rajin tetapi sekadar ngriwik sepanjang hari atau rajin teler-teler cuma bersuara kecil.
Hanya saja Om Yuli tidak bisa menjelaskan atau menjawab pertanyaan “mengapa”. Namun poin utamanya adalah pemberian ulat kandang memberi efek bagus bagi burung pleci.
Porsi yang diberikan Om Yuli ke burung pleci adalah 5-6 ekor pagi dan 5-6 ekor sore hari.
Kalau Anda masih belum tahu apa dan bagaimana ulat kandang, silakan baca artikel ini: Uji coba ulat kandang sebagai pakan burung tunjukkan hasil positif.
Read More

Selasa, 07 Agustus 2012

Memilih Pleci


Bagi anda yang akan membeli burung pleci, sebaiknya anda meperhatikan beberapa ciri fisik burung yang akan anda pilih tersebut. Selain itu anda juga harus bisa membedakan kelamin pleci agar tidak salah memilih pleci jantan atau betina. Kriteria dan ciri fisik pleci yang baik antara lain:

• burung pleci tersebut bergerak lincah dan agresif
• secara fisik burung tidak cacat 
• postur badan sedang dengan panjang proporsional
• juga lihat di sekitar tubuhnya ,, seperti melihat pada : bulu kering,penampilan bulunya rapi dan tidak kusam sayap mengepit rapat dan simetris, kepala lebih besar dengan leher panjang padat berisi, • pangkal paruh lebar, • paruh tebal panjang selaras dengan lebar pangkal paruh, • kaki kering dan mencengkeram kuat pada tangkringan. 

Membedakan Pleci Jantan dan Betina Secara umum, perbedaan antara burung pleci jantan dan betina dapat dilihat pada lingkar matanya. Pleci jantan biasanya mepunyai lingkar mata yang tebal dan tajam seta tidak putus-putus. Warna hijau pada bulunya terlihat lebih tajam. Seain itujuga dapat dibedakan melalui kloaka dan duburnya dengan cara ditiup, kalau lebih menonjol berarti jantan. 

Harga Bakalan Karena cara perawatannya yang sangat mudah, burung ini sangat banyak dijumpai di pasaran sehingga harga bakalannya pun menjadi sangat terjangkau. Harga bakalan burung ini di pasaran berkisar antara Rp 10.000- Rp 20.000. Meskipun harga bakalannya tergolong sangat murah, namun jika sudah dimaster dan sering menang kejuaraan maka hargaya bisa melambung hingga jutaan rupiah.
Read More

Kamis, 05 April 2012

Cendet Madura

 

Cara memilih cendet medura di lihat dari poster/warna kepala burung cendet yaitu
  1. Kepala kelihantan hitamnya yang merata d bagian kepala sampe punggung burung cendet yang menyerupai warna hitam di bagian mata atau di sebut kacamata.
  2. Tubuh cendet medura lebih panjang dari tubuh burung cendet yang lokal.
  3. Kicauan brung cendet lebih lantang atau keras.
  4. Ekor lebih penjang dan bulunya lebih putih.
  5. Besarnya burung cendet medura lebih kecil tetapi memanjang.

Kelebihan burung cendet madura yang banyak di senangi para penggemar burung yaitu kicuannya lebih keras dan bersih , kebandelannya pun gak kalah dari burung cendet lokal tetapi burung cendet madura sulit di cari dan harganya agak tinggi .
Read More

Sangkar Kenari


Gudang Burung - Burung kenari termasuk jenis burung pipit, yaitu pemakan biji-bijian. Biji ini dikupas oleh paruhnya yang cukup keras. Besar burung ini umumnya sebesar burung gereja atau burung gelatik yang banyak kita jumpai. Ada pula yang ber badan lebih kecil dan lebih besar, sehmgga dapat mencapai ukuran sebesar burung ketilang. Karena pemakan biji- bijian, maka kotorannya tergolong agak keras dan bersifat melekat. Boleh jadi karena binatang ini juga memakan hijau-hijauan maka kotorannya tidak sekeras kotoran burung perkutut. Dengan sifat kotoran yang lembek-lembek keras, atau keras-keras lembek, dan bersifat melekat sudah tentu ini perlu diperhatikan di dalam memiih sangkar.






Sangkar buatan dalam negeri umumnya memiliki jeruji (bambu atau kawat) sebagai penjaga burung agar tidak lepas, dan di bawah jeruji itu terdapat penampung kotoran. Pada jenis kurungan seperti ini, membersihkan kotoran agak sukar, sebab jerujinya pun akan terkena kotoran. Dan jeruji ini umumnya terpaku mati bersama sangkar. Sangkar yang jerujinya dapat dilepas, sangat mudah untuk dibersihkan. Pada sangkar buatan luar negeri, yang kita temukan di pasaran, kita akan melihat bahwa sangkar itu dibuat dan jeruji kawat dengan dasar sangkar dan plastik. Sedang penampung kotoran berada diatas pembatas kurungan yang biasanya bersifat tertutup rapat. 


Sangkar buatan Taiwan, misalnya, dasar sangkar juga diberi plastik sebagai alas agar kaki burung tidak mengenai kotorannya sendiri. Konstruksi sangkar ini sangat praktis sehingga mudah untuk dibersihkan. Sangkar yang di pakai adalah sangkar dan Jepang. Sangkar ini alasnya tanpa pembatas, sehingga kotoran akan dapat diinjak oleh burung. Pada alas itu terdapat potongan kertas koran yang harus diganti paling lama dua/tiga han sekali.


 
 
Ada juga orang yang memakai potongan plastik Sehingga dapat dicuci. Keuntungan memakai plastik adalah plastik ini tidak dapat dicabik-cabik oleh burung, yang ten- kadang mempunyai kegemaran menyobek-nyobek kertas koran. Tetapi menggunakan kertas koran juga mempunyai keuntungan lain, yaitu kertas itu dapat dibuang dan diganti potongan lain. Hal lain yang perlu diketahui ialah kebiasaan burung kenari yang gemar mandi atau cuci muka. Dengan kesenangan, burung akan berusaha mencelupkan paruhnya ke tempat minum. Kebiasaan ini juga perlu diperhitungkan, sebab di dalam kita meletakkan makanan hendaknya berada pada tempat sebegitu rupa sehingga percikan air tidak akan mengenai makanan sehingga menjadi basah. Selain dua hal di atas, penlulah kiranya diperhatikan pula bahwa memelihara burung kenari dalam sangkar haruslah satu sangkar dipakai untuk satu ekor burung jantan. Tentulah hal ini tidak aneh dan bukan barang asing.
Sebagai tambahan, dapat dikatakan bahwa argumentasi mengenai sangkar burung (dilihat dan segi apa dan bagaimana sangkar yang baik dilihat dan kegunaannya) telah berjalan cukup lama, yaitu hampir satu abad.
Read More

Selasa, 27 Maret 2012

Memasterkan Ciblek


Gudang Burung - Ketika anda akan memasterkan seekor burung ciblek , sebaiknya andaharus membaca informasi yang akan saya sajikan berikut ini . Semoga sedikit informasi ini bisa membantu para pembaca agar memilih ciblek dengan kualitas yang bagus . Ayo kita lihat .

Pilh yang : 


1.Bahanan tangkapan liar tua
Tipe bahanan ini sangat minim tingkat keberhasilannya,karena tipe ini harus terus disuplai keroto sebanyak-banyaknya ( hampir gak mungkin mau makan voer)
kemungkinan burung bisa bunyi sangat kecil.

2.Bahanan tangkapan liar muda (baru mulai belajar bunyi)
tipe bahanan ini masih memiliki harapan, latih untuk makan voer sampai berhasil, sampai mau bunyi dan hampir 4 bulan setelah mulai bunyi , burung biasanya  mulai gacor, tapi harus tetap di suplai keroto setiap hari sebagai EF.

3.Bahanan tangkapan liar piyik (baru keluar sarang)
Tipe bahanan ini punya harapan besar untuk diolah. Tapi harus telaten dalam perawatannya,karena masih sangat tergantung dengan suplai makanan dari indukan jadi kita masih harus melatih makan dengan cara diloloh.

4.Bahanan anakan dari sarang langsung
Tipe ini yang tingkat keberhasilnnya paling tinggi. tinggal telatennya meloloh dan melatih makan sampe makan voer, untuk tipe ini burung disarankan sering didekatkan dengan burung jenis lain untuk melatih mental. tapi jangan di dekatkan dengan burung sejenis yang sudah dewasa karene akan pengaruh ke mentalnya terhadap manusia dan burung jadi terlalu birahi jika nantinya sudah jadi.Cukup di dekatkan pada jarak 5-7 meter dari ciblek yang sudah dewasa,hanya sekedar melatih suaranya saja.

Ciblek masih muda alias baru belajar bunyi bagus diisi suara kutilang emas,kenari,black throat,prenjak dan gereja,tapi suara alamnya harus tetap ada.


Tips memilih ciblek bahan :

1. cari bahan yang sehat (lincah, berdiri kokoh, jangan terlalu tua)
2. kalo bisa jangan beli bahan pada musim pancaroba/pergantian musim (cuaca sering tidak mendukung)
3. sangkar digantung ditempat yang tenang, dan tiga bagian sisi sangkar ditutup kerodong/ koran
4. sediakan makanan kroto, ulat hongkong (untuk waktu tertentu, misal 1 minggu)
5. jangan dimandikan dulu, kalo gereh dia akan main air sendiri, untuk itu tempat minum dicopot listnya (supaya kalo masuk nggak kejepit)
6. kalo 1 minggu ciblek/prenjak bahan sudah bertahan dan sehat, baru bisa dilakukan treatment untuk melatih makan voer.


Sexing Ciblek :

Kalau dari anakan :
A.jantan :
-warna bulu cenderung warna abu2 kehijau-hijauan terutama bagian kepala ( hijaunya keliatan lebih pekat dibanding betinanya)
-badan cenderung lebih besar
-tidak ada bulu warna garis putih di atas matanya (kalaupun ada pasti sangat sedikit atau samar)
-waktu ekor sudah mulai sepanjang 2-2.5 cm sudah mulai belajar bunyi
-kepalanya lebih besar dari betinanya

B.betina :
-warna bulu abu-abu pada kepalanya
-postur badan lebih kecil
-ada bulu warana garis putih diatas matanya
-tidak akan ngeriwik
-kepala kecil


Kalau sudah dewasa :

A.jantan :
-warna kepala,punggung,samping leher,dan dada berwarna abu-abu
-warna paruh atas dan paruh bawah berwarna hitam ( untuk burung berumur < 1 tahun warna paruh bawah akan hitam secara perlahan ) dan jika sudah dewasa benar,warna lidahpun akan menghitam
-badan besar
-ekor lebih panjang
-bulu warna garis putih di atas mata tidak ada

B.betina :
-warna kepala, punggung,samping leher, dan dada berwarna abu2 semu coklat
-warna paruh atas hitam,sedangkan paruh bawah berwarna putih
-badan kecil
-ekor pendek
-bulu warna putih di atas mata terlihat semakin jelas
-bunyinya cuma kikikiik....kikikikik....apalagi kalo denger jantannya bunyi

NB: bedain ciblek muda,dewasa dan tua bisa dilihat selain dari warna bulu dan paruh bisa juga dilihat dari warna matanya. kalo matanya da merah banget berarti da tua. semakin merah matanya berarti semakin tua umur burung.

Masalahnya tidak semua kicaumania tahu bagaimana cara membikin ciblek menjadi gacor dan layak untuk dijadikan burung klangenan dirumah, nah berikut ini akan saya bagikan tips merawat ciblek agar menjadi gacor owor owor yang saya rangkum dari berbagai sumber.
Read More

Senin, 26 Maret 2012

Perawatan Pasca Telur Cucak Rowo Menetas


Gudang Burung - Apabila telah diketahui kapan kira-kira telur akan menetas, persiapkan segala sesuatnya dengan cermat, telaten dan penuh perhatian. Dalam dua atau tiga hari menjelang telur menetas hendaknya telah disediakan kroto atau serangga lain yang lembut dan lunak agar sewaktu-waktu menetas induk langsung dapat memberi makan anak-anaknya sesuai kehendaknya.



Di dalam sangkar induk tidak bisa secara bebas mencarikan makan untuk anaknya, maka kebutuhan pakan untuk anak burung harus selalu diperhatikan dari hari ke hari. Karena kebutuhan makannya tidak selalu sama dari hari ke hari sejak umur 1 hingga 15 hari, anak akan mulai belajar keluar sarang terutama saat bulunya sudah mulai lengkap. Induk burung akan memilih dan memberikan jenis pakan yang sesuai cocok dengan anaknya, sesuai dengan umur dan besar anaknya.

Pada tahap menyuapi ini pemberian pakan ekstra berupa serangga, tidak boleh terlambat, agar pertumbuhan anak burung tidak terlambat, dan mungkin akan mengalami kegagalan. Setelah anak cucakrowo mulai keluar dari sarang, jumlah jatah pakan perlu ditambah. Pada tahap ini, anak burung akan selalu minta disuapi dan kelihatannya selalu lapar dan ingin makan.

Usahakan untuk tidak terlalu cepat memisahkan anak burung dari induknya, tunggu sampai kira-kira berumur satu atau dua bulan. Saat yang paling tepat untuk memisahkan anak dari induknya adalah bila ada tanda-tanda bahwa induk berusaha menjauh, bila anak mendekat untuk minta disuapi dan seolah-olah akan mematuknya. Setelah tanda-tanda tersebut di atas terlihat, segera ambil dan pisahkan dengan hati-hati, agar induknya tidak terkejut dan stress. Apabila terkejut, apalagi stress, dapat mengakibatkan induk burung tidak mau bertelur dalam waktu yang cukup lama.

Di malam hari burung cucakrowo mempunyai kebiasaan tidur lelap dengan memasukkan dan mendekap kepalanya di bawah bulu sayapnya, sehingga apabila cukup hati-hati anaknya dapat di tangkap tanpa setahu induknya.

Anak cucakrowo yang telah dipisahkan, dikumpulkan menjadi satu dalam sangkar pemeliharaan.apabila kelak akan dijadikan calon induk, anak-anak burung ini tidak perlu dipisah-pisahkan agar dapat tetap rukun. Selain itu, dalam membentuk pasangan yang baru, dan menentukan jantan dan betinanya tidak mengalami kesulitan lagi. 

Tetapi bila dimaksudkan untuk keperluan lain, misalnya calon yang akan diikutkan lomba atau sekedar untuk di dengar suaranya, setelah anak burung mulai belajar berkicau dapat segera dipisahkan dari yang lain, agar cepat dan rajin berkicau. Cari master untuk melatihnya, seperti kaset, menggunakan burung yang sudah jadi dan baik atau menggunakan burung sejenis trucukan
Read More

Minggu, 25 Maret 2012

Menjodohkan Cucak Rowo



Gudang Burung - Bila calon induk yang akan ditangkarkan telah dipilih serta telah memenuhi syarat tersebut di atas, tiba saatnya untuk memasukkannya ke dalam kandang penangkaran. Menjodohkan atau memasukkan burung ke dalam kandang pun ada tekniknya tersendiri, yakni sebagai berikut:


  • Masukkan burung jantan ke dalam kandang penangkaran terlebih dahulu, hingga benar- benar tampak tenang dan tidak lagi gelisah, syukur sudah mau berkicau
  • Dekatkan atau tempelkan sangkar/kurungan yang berisi burung betina pada kandang penangkaran yang sudah berisi burung jantan calon pasangannya, pada salah satu dinding kandang dan amati terus. Bila keduanya telah mulai tertarik dan mendekat serta menunjukkan isyarat gerak yang cocok, barulah mulai dengan tahap berikutnya yaitu memasukkan burung betina ke dalam kandang penangkara
  • Masukkan cucakrowo betina dalam kandang penangkaran secara hati-hati, agar si jantan tidak terkejut dan menyebabkan ketakutan serta menghambat adaptasi keduanya. Waktu yang tepat untuk memasukkan burung betina adalah sore hari menjelang tidur, dengan maksud agar keduanya dapat segera tenang dan tidak saling menyerang. Ikuti dan awasi terus perkembangannya agar dapat dipastikan bahwa keduanya akur dan tidak saling menyerang. Apabila dalam beberapa hari sudah mulai tampak akur dan selalu rukun, dapat diharapkan pasangan ini akan segera menghasilkan keturunan
  • Berikan cukup makanan baik makanan buatan, buah-buahan maupun makanan ekstra berupa serangga, belalang atau jangkrik. Air minum dan kolam rawa atau kolam buatan agar selalu dijaga kebersihannya serta mengganti airnya.
  • Pada waktu memberikan makanan ekstra, berupa belalalng atau jangkerik, usahakan agar dibantu dengan tangan atau lidi, agar terjalin diberikan secara kontak langsung dengan pemilik. Kontak secara langsung dengan burung perlu latihan atau pendekatan sedikit demi sedikit dan penuh kesabaran. Kontak langsung ini sangat diperlukan, agar terjalin hubungan kasih saying. Bila kontak langsung sering dilakukan, maka setiap kali kita datang ke lokasi kandang, burung akan menyambut gembira dan penuh harap untuk mendapatkan hadiah makanan kesayangan
  • Setelah beberapa waktu akan tampak jelas adanya kehidupan yang rukun, penuh kegembiraan yang diselingi dengan canda dan saling berkejaran riang namun tidak menyerang
  • Secara naluriah, seperti ketika masih di hutan, biasanya pasangan burung ini akan membuat sarang dan mulai bertelur menjelang musim penghujan , yaitu sekitar bulan Juli-Agustus. Apabila pasangan ini sama-sama tampak mengumpulkan rumput kering atau bahan lain dan mulai menyusun sarang, segera berilah tambahan daun cemara, rumput kering ataupun serabut kelapa agar burung mudah mencari bahan sarang
  • Setelah segalanya dirasa siap, maka si betina akan segera bertelur antara 2 sampai 3 butir. Tetapi ada kalanya burung akan bertelur sampai 4 butir. Tetapi pada umumnya cucakrowo hanya bertelur 2 butir saja. Telur yang semula berwarna putih ini lama-lama menjadi agak kekuningan dan kemudian akan muncul bintik-bintik coklat muda kekuning-kuningan. Pengeramannya biasanya dilakukan secara bergantian. Pada hari ke empat belas, biasanya telur akan segera menetas. Anak cucakrowo akan diasuh oleh kedua induknya secara bergantian.
Read More

Memilih Murai Batu Bakalan


Tips ini saya dapatkan dari hasil persahabatan saya dengan seorang senior. Selain sebagai pemain, senior ini juga seorang pemikat MB.Tapi sayang, beliau sekarang sudah Almarhum . Jadi untuk mengenang jasa beliau, maka saya sengaja menyajikan tips ini.Tips ini relatif sangat berharga bagi para pemula yang hobby burung berkicau terutama MB.



Tips Memilih MB Bakalan :
Diasumsikan MB bakalan adalah MB tangkapan hutan yang belum makan voer dan harganya juga relatif murah . Yang perlu anda perhatikan dalam pemilihan ini adalah:


1. Mata
Hindari membeli MB yang pada matanya sudah kelihatan tanda adanya katarak, yaitu selaput berwarna putih pada bola mata. Jika MB sudah katarak, resiko MB tsb menjadi buta sangat tinggi sekali.


2. Kaki.
Usahakan cari kaki MB yang berwarna hitam, karena MB yang memiliki warna hitam pada kakinya, diyakini punya mental berani. Tapi ingat, bukan berarti kaki berwarna lain tidak bagus . Hindari memilih MB yang memiliki kuku kaki bagian belakang (kelingking) berwarna tidak sejenis, yaitu satu hitam satu lagi putih.
Kami menyebut kuku yang seperti ini dgn sebutan kuku anjing.
MB yang memiliki kuku seperti ini sangat diyakini memiliki mental yang tidak stabil, artinya kalau lagi on fire dia bisa hebat, tapi juga sering down.


3. Ekor.
Cari MB yang memiliki ekor rapat dan tidak terlalu tebal. Ekor yang seperti ini selain enak dipandang, juga akan membuat MB memainkan ekornya pada saat ditrek . Hindari membeli MB dengan ekor bercabang atau menggunting. MB ini diyakini memiliki mental tidak stabil . Hindari juga membeli MB yang tidak punya ekor, karena kita tidak bakalan tahu bagaimana bentuk dan jenis ekor dari MB tsb, jika ekornya sudah tumbuh kembali.


4. Bulu Dada.
Kebayakan MB memiliki bulu dada berwarna coklat, tapi jika anda mendapatkan MB dgn bulu dada cenderung berwarna kekuningan, maka itu rezeki anda. MB bakalan dengan warna bulu dada seperti ini, biasanya cepat berbunyi dan cepat juga jadi.


5. Usia
Jangan pernah menilai usia MB hanya berdasarkan pengamatan pada kaki, ini bisa menipu calon pembeli.
Tipsnya, tangkap MB tersebut, buka mulutnya dan perhatikan rongga mulutnya. Jika masih berwarna putih atau sedikit cerah, maka MB tersebut masih muda, jika sudah berwarna hitam berarti MB tsb sudah tua dan semakin pekat warna hitamnya, semakin tua usia MB tsb . MB bakalan muda juga mempunyai tanda bulu yang masih berbintik cokelat dibagian sayap sebelah luar maupun sayap sebelah dalam.


6. Tingkah.
Jika ada MB bakalan yang pada saat kita pegang dia menjerit kencang dan berusaha mematuk-matuk jari tangan kita, inilah MB dengan mental berani . MB seperti ini adalah MB yang menjadi rebutan bagi para hobbies di BNA.
Read More

Sabtu, 24 Maret 2012

Pemilihan Pasangan Cucak Rowo


Gudang Burung - Keberhasilan penangkaran burung cucakrowo sangat ditentukan oleh pasangan baru yang akan ditangkarkan sebagai calon induk. Untuk menentukan induk yang baik, faktor-faktor berikut ini harus diperhatikan, yakni:
  • Mutu atau kualitas.
  • Umur burung yang akan dijodohkan.
  • Asal-usul pasangan.
  • Jenis kelamin.
  • Kecocokan pasangan.
  • Kesehatan burung.

Mutu atau Kualitas
Burung yang akan ditangkarkan sebaiknya telah benar-benar diseleksi kualitasnya, yang meliputi mutu suara atau kicau, mental dan jiwanya, keutuhan fisik serta daerah asal (peringkat teratas saat ini adalah cucakrowo yang berasal dari Sumatera).


Umur Burung
Umur burung yang akan ditangkarkan sangat menentukan kualitas piyik atau anakan yang dihasilkan. Anak atau piyik dari induk yang terlalu muda selain kondisi fisiknya lemah, juga kicau atau suaranya akan kurang keras atau bantas. Kemungkinan lain adalah induk muda ini kurang atau belum mampu merawat anaknya dengan baik, sehingga kemungkinan mati di saat kecil sangatlah besar. Sebaliknya, induk yang umurnya terlalu tua selain sudah kurang produktif, telur yang dierami kemungkinan tidak dapat menetas. Kalaupun dapat menetas anaknya kurang sehat atau bahkan mati,

Umur yang baik bagi penangkaran burung cucakrowo adalah 2 tahun bagi pejantan dan 1,5 tahun bagi betina, sebab pada umur tersebut cucakrowo telah mencapai dewasa kelamin. Apabila induk burung yang ditangkarkan berasal dari satu keturunan (dari induk yang sama), penangkaran dapat dimulai pada umur 1,5-2 tahun.


Asal-usul Pasangan
Satu induk yang sama, yakni dari satu tetasan yang pada umumnya terdiri atas jantan dan betina.Keuntungan pasangan dari induk yang sama ini adalah lebih mudah menjodohkannya serta mudah pula mentukan jantan dan betinanya, karena mereka telah berpasangan sejak menetas. Kelemahannya adalah, keturunannya tidak mungkin menghasilkan kombinasi suara lain karena berasal dari satu darah atau satu garis keturunan.


Jenis Kelamin
Sering terjadi, karena ketidaktahuan penangkar, burung yang dijodohkan adalah pasangan yang terdiri atas jantan semua atau betina semua. Hal ini sering dialami oleh penangkar pemula. Walaupun burung yang dijodohkan adalah betina semua, dapat bertelur. Hal ini mungkin terjadi bila gizi yang diperlukan oleh burung tercukupi. Penentuan jenis kelamin sangat menentukan keberhasilan penangkaran, sebab bila sampai salah, penangkaran akan mengalami kegagalan. Untuk menentukan jenis kelamin ini telah duraikan di atas secara rinci.


Kecocokan Pasangan
Burung yang telah ditentukan jenis kelaminnya belum menjamin pasangan ini dapat akur atau jodoh dan dapat menghasilkan telur atau keturunan. Burung jantan dan betina yang disatukan dalam sangkar belum pasti cocok, mereka dapat saling menyerang, dan mungkin pula si jantan kalah oleh betinanya. Dalam hal semacam ini, pasangan burung ini harus segera dipisahkan agar tidak mengalami kerusakan bahkan dapat mengakibatkan matinya salah satu burung.


Kesehatan
Burung yang disiapkan untuk induk, hendaknya betul-betul telah diseleksi kesehatannya, baik kesehatan fisik maupun mentalnya lebih-lebih pada burung yang cacat. Burung yang kurang sehat atau tidak fit tidak mungkin menghasilkan anakan yang yang baik seperti yang diharapkan.bila burung yang dijodohkan ini sakit, akibatnya akan lebih fatal. Oleh karena itu, burung yang dijodohkan harus selalu dijaga kesehatannya melalui perawatan, pemberian makan yang baik serta kebersihan kandangnya. Selain umur prodiktifnya panjang, kesehatan burung juga akan menghasilkan keturunan yang baik dan memuaskan
Read More

Jumat, 23 Maret 2012

Ciri Branjangan Jantan


Gudang Burung - Apabila anda adalah salah satu penggemar branjangan atau calon penggemar burung yang bernama latin Mirafra Javanica ini, mungkin ada baiknya untuk mengetahui karakteristik atau ciri-ciri branjangan jantan terlebih dahulu. Ini cukup penting karena bagaimanapun juga, hanya branjangan jantan lah yang memiliki kicauan merdu dan kristal. Dan menurut beberapa sumber yang telah terkumpul, ternyata ciri-ciri branjangan jantantidak terlalu sulit untuk di amati. Apa saja itu? Simak saja catatan singkat cara membedakan branjangan jantan dan betina di bawah ini.
1. Ciri-ciri branjangan jantan
- Bulu di kedua pipi membuka keluar
- Ada bulu halus di dada kalau ditiup
2. Ciri-ciri branjangan betina
- Bulu di kedua pipi cenderung rata dan tidak membuka keluar layaknya branjangan jantan
- Dada branjangan betina mulus tanpa ada tambahan bulu halus
Mungkin ciri-ciri branjangan jantan dan betina diatas masih kurang lengkap. Meski demikian, tidak ada salahnya dicoba ketika kita pergi ke pasar burung atau ke pengepul.
Jikalau kawan-kawan memiliki tips atau cara membedakan branjangan jantan dan betina, mohon jangan sungkan untuk berbagi disini. Semakin banyak ciri-ciri branjangan jantanyang kita ketahui, akan semakin bagus bagi para penghobi agar tidak tertipu ketika ingin membeli.
Read More

Senin, 19 Maret 2012

Tujuan Pemasangan RIng Kenari


Penangkar Kenari maupun penangkar burung lainnya biasanyamemberikan identifikasi tangkarannya berbentuk ring/cincin. Identifikasi berupa ring/cincin ini dipasangkan dikaki burung beberapa hari setelah menetas  pada kaki kiri atau kanan ataupun kedua kaki anakan burung kenari.  Lazimnya ring/cicin kenari berbentuk bulat berdiameter simetris dengan kaki burung jika dewasa, tidak dapat copot/lepas, ringan dan tidak mengganggu aktifitas burung. ring/cincin dibuat  berwarna-warni dan bertuliskan identitas seperti ; code identitas penangkar, nomor produksi, tahun kelahiran, grub atau kelompok.

Secara Yuridis formal  di Indonesia, penggunaan ring/cincin  belum ada ketentuan dan standar yang baku.  Jadi sah-sah saja  bila penangkar membuat warna-warni ciri identitas apa yang akan dipakai pada hasil tangkaranya, ring/cincin yang di pasangakan pada hasil tangkaranya menjadi populer  apabila hasil tangkaranya dalam loba menjadi Juara.     Tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita ikut andil dalam melestarikan alam dari kepunahan kicau merdu burung liar dikawasan bumi pertiwi ini, sebagai akibat ekses eksploitasi brutal dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab terhadap burung-burung dihabitatnya. Akan lebih bijak apabila dalam setiap perlombaan burung  diwajibkan memakai ring/cincin sebagai wujud sumbangsi penghobi burung Indonesia  ikut berperan aktif menjaga kelestarian alam.

Tujuan memasangan Ring atau Cincin  pada burung kenari :

  1. Ring  dipasangakan pada hasil tangkaran bertujuan  sebagi sertifikat keasliaan  hasil penangkaran dari jenis atau crossing tertentu.
  2. Ring merupakan prestise dari penangkar.
  3. Ring  merupakan,  peran aktif  penangkar / penghobi dalam ikut serta melestarikan burung dari kepunahan.
Bahan Ring atau cincin   terbuat dari aluminium yang ringan, tetapi sekarang dijumpai pula  selain menggunakan aluminium juga menggunakan plastik (berbahan sejenis karet). Di Indonesia sudah banyak pembuat ring/cincin untuk unggas yang tidak kalah baiknya kualitasnya dengan produk impor. Kami biasa pesan Ring untuk kenari pd Bpk Tiong Hok yang beralamat ; Jl.Jelambar Raya IV  No.25 Jakarta Barat  tlp  (021 – 56962067 atau 5677053).

Pada pripsipnya Identifikasi  Ring atau Cincin secara umum memuat  ;

Contoh Ring Canary
  1. Nama bird farm atau pemilik bird farm.
  2. Nama atau code identitas penangkar ada yang langsung digabungkan di satu ring, tetapi ada pula dipisahkan secara tersendiri di kaki sebelahnya.
  3. Nomor urut produksi kenari.  Nomor urut ini berupa code produksi, nomor kandang dan diurutkan menjadi satu, akan tetapi ada juga yang membedakan nomor kandang denga ring yang berbeda warna.
  4. Memuat nama Grub, kelompok atau organisasi.
Code pada Ring  Kenari.
Ada beberapa jenis peng-code-an yang umum pada Ring atau cincin Kenari,  yaitu :
1.         Sistem Ring Tunggal pada satu kaki kenari, umumnya bertertuliskan  ;
  • Code identitas Penangkar dan nomor urut produksi.
  • Code identitas penangkar, nomor produksi, tahun kelahiran grub atau kelompok.
2.         Sistem Ring Dobel/Ganda pada dua kaki kenari, umumnya bertuliskan  ;  Code identitas penangkar, nomor produksi dan tahun kelahiran. Sedang pada kaki yang lain lazimnya memuat grub atau kelompok.
Tetapi beda halnya dengan kenari impor biasanya dobel ring/cicin di salah satu kaki merupakan sertifikasi kelayakan untuk impor dan biasanya dapat ring sertifikasi ini dapat dilepas / dicopot.
Read More