Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Tips Beternak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Beternak. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Oktober 2012

Perhitungan Usaha Parkeet


Peluang usaha parkit masih terbuka lebar untuk dikembangkan. Hal ini terkait kebutuhan akan burung ini yang terus meningkat, bahkan puluhan tahun tetap eksis di pasaraan. Burung yang memiliki warna yang indah ini relatif mudah diternakkan dibanding burung lainnya, semisal lovebird, kenari atau murai batu. Penggemar burung ini tidak pernah surut baik itu hanya untuk penghias rumah ataupun untuk ditangkarkan kembali. Dipasaran sekarang harga anakan rata-rata seharga Rp. 60.000 sedangkan ditingkat peternak biasa Rp. 50.000 untuk harga indukan sekitar Rp. 100.000

Burung mungil mulai bertelur rata-rata pada umur 3 bulan dan setelah 5 bulan dapat menghasilkan anakan, jenis burung ini bisa berproduksi 2,5 bulan sekali sehingga rata-rata produksi pertahun antara 4-5 kali masa produksi. Burung ini dapat berproduksi sampai umur 3 tahun, kalau mekananya baik bahkan 5 tahun masih bisa berproduksi. 


Bagi peternak pemula tahap-tahap yang harus di lakukan yang pertama adalah menyiapkan kandang, kemudian diberi tempat/sangkar untuk bertelur (kalau orang solo biasa menyebutnya glodok), kemudian pengadaan bibit, Pemberian Pakan, Menejemen Pemeliharaan. Kesemuanya sangat penting demi keberhasilan dan mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Berikut analisa peluang ternak parkit :
Beberapa asumsi : 

  1. Indukan yang dipelihara terdiri dari 50 pasang  induk janta/betina
  2. Tenaga kerja juga di abaikan karena sifat usaha ini adalah sampingan/tambahan bukan usaha pokok
  3. Indukan yang dipelihara mulai dari anakan sehingga masa tunggu sampai menghasilkan anak kurang lebih 5 bulan
  4. Perhitungan dihitung selama 3 tahun
  5. Kematian ternak dan Penyusutan kandang juga diabaikan
Biaya/modal usaha:
  1. Harga anakan perpasang (harga pasar) Rp 60.000/pasang, sehingga diperlukan modal untuk induk yaitu : Rp 60.000 x 50 ekor = Rp 3.000.000
  2. Biaya pakan Rp 50/psg/hari sehingga Rp 200 x 50 ekor x 365 hari = Rp 3.650.000
  3. Vitamin dan obat-obatan Rp 1000/ekor sehingga total untuk semua Rp 1000 x 60 ekor = Rp 60.000
  4. Biaya pembuatan kandang Rp. 2.000.000
  5. Total modal usaha Rp 8.710.000
Pendapatan usaha :
  1. Harga parkit Rp 50,000/pasang (di jual ke pengepul) dan jumlah produksi anakan parkit(tahun pertama 4 kali masa produksi satu pasang menghasilkan anak rata-rata 2 pasang : 2 x 4 : 8 pasang) Berarti 50 pasang dapat menghasilkan anakan (pada tahun pertama) 8 x 50 = 400 pasang. harga sepasang Rp. 50.000 berati Rp. 50.000 x 400 = 20.000.000
  2. kita dapat menghasilkan anakan lagi selama 2 tahun dengan keuntungan yang berlipat (dirata-rata pertahun sepasang parkit sekali produksi dihasilkan 2psg anakan dengan masa produksi 5 kali jadi 2 x 5 x 50 x 50.000 = Rp. 25.000.000 dikalikan 2 tahun = Rp. 50.000.000
  3. Penjualan induk afkir sepasang Rp. 40.000 jadi 50 x 40.000 = Rp. 2.000.000
  4. Pakan selama 2 tahun (satu tahun Rp. 3.650.000) 2 x 3.650.00 = Rp 7.300.000
  5. Vitamin dan obat-obatan (satu tahun 60.000) 2 x 60.000 = Rp. 120.000
  6. Total pendapatan usaha Rp. 72.000.000
Laba Usaha :
Total pendapatan tahun pertama Rp. 20.000.000 - Rp. 8.710.000 = 11.290.000
Total pendapatan tahun ke 2 dan ke 3, Rp. 50.000.000 - (7.300.000 +120.000) = Rp. 42.580.0000
Total pendapatan yang di hasilkan satu periode = ( pendapatan tahun pertama + pendapatan tahun ke 2 dan ke 3 + Penjualan induk afkir) 
= Rp. 11.290.000 + Rp. 42.580.000 + Rp. 2.000.000 = Rp. 55.870.000

Analisa Kelayakan Usaha
Return Cost Ratio (R/C)
Total penerimaan              Rp 72.000.000
R/C =  ———————– = ——————— = 4,46
Total biaya                    Rp 16.130.000
Dengan nilai R/C 4,46 berarti usaha ini dinilai layak untuk diusahakan. Setiap penambahan biaya Rp 1,- akan memperoleh penerimaan Rp 4,46,- 


Pendapatan akan masih bisa bertambah apabila anakan parkit yang dihasilkan 1 pasang parkit bisa maksimal mengingat parkit dapat bertelur hingga 8 butir telur setiap periode.Berikut analisa kelayakan usaha budidaya parkit untuk saat ini, mohon maaf kalau ada kesalahan dan kekeliruan. Diharapkan pada para pembaca meninggalkan satu atau dua patah kata demi perkembangan tulisan ini. terima kasih atas saran dan kritiknya.
Read More

Selasa, 25 September 2012

Beternak Kacer


Burung dengan warna dominan putih dan hitam ini merupakan salah satu burung yang diminati msyarakat untuk di pelihara. Penangkapan secara liar oleh oknum-oknum yang tidak bertangguna jawab jelas membuat ekosistem di alamnya sedikit banyak akan terganggu. 



Dengan banyaknya jumlah burung kacer hasil tangkapan hutan yang ada di pasar burung menandakan bahwa burung yang pandai menirukan suara-suara di sekitarnya ini memang menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin memelihara burung kacer.

 

Harga anakan yang murah menjadikan burung ini kurang di minati untuk di tangkarkan. Banyaknya pasokan bakalan di pasar burung juga mempengaruhi permintaan akan burung ini.  Apalagi harga bakalan tangkapan hutan juga lumayan murah di bandingkan dengan harga jenis burung yang lainnya.

Memandikan Burung Kacer

JIka kita memiliki burung kacer yang tidak untuk di tangkarkan, maka salah satu perawatan yang kita lakukan adalah memandikannya. Mandi sangat penting untuk menjaga kebersihan badannya.

 

Untuk memandikan kacer, kita bisa menggunakan keramba mandi yang sudah ada di pasaran. Kandang keramba mandi tersebut umumnya sudah dilengkapi dengan bak air yang terbuat dari bahan plastik maupun seng alumium yang di letakkan di dasar sangkar mandi.

Agar burung kacer kita mau masuk kedalam sangkar keramba mandi memang agak sulit jika tidak terbiasa. Tapi kalau sudah terbiasa, kacer akan mudah sekali masuk ke dalam sangkar keramba mandi. Cara memasukkannya sangat mudah yaitu dengan menempelkan sangkar harian kita dengan sangkar keramba mandi. Setelah itu kita bisa membuka pintunya dengan hati-hati.


Read More

Rabu, 19 September 2012

Ternak Lovebird


Lovebird bisa bertelur pada usia 8 bulan. Namun usia tersebut kurang baik untuk produktivitas lovebird. Pada usia 8 bulan lovebird belum benar-benar matang untuk berproduksi sehingga sering terjadi kegagalan dalam penetasan. Kalaupun berhasil kemungkinannya sangat kecil dan kualitas lovebird yang dihasilkan biasanya kurang bagus. Untuk usia yang bagus yaitu usia 1 tahun, pada usia tersebut lovebird benar-benar sudah siap untuk berproduksi.


Tempat Bertelur


Dalam berkembang biak lovebird memerlukan tempat untuk meletakkan telurnya. Tempat tersebut harus kita sediakan dengan baik sehingga lovebird bisa mengeram dengan tenang dan telur lovebird dapat menetas dengan baik.Tempat bertelur lovebird berbentuk kotak dengan ukuran bervariasi. Untuk kotak yang ideal berukuran 20cmx20cmx25cm. 

Penempatan kotak tersebut harus terhindar dari terik matahari dan hujan. Selain kotak tempat bertelur jangan lupa disediakan pula bahan sarang, bisa berupa rumput kering, serutan kayu dll. Bahan tersebut diletakkan di dasar kandang, jika sudah mendekati masa bertelur lovebird akan membawa bahan sarang tersebut ke dalam kotak tempat bertelur untuk ditata sebagai dasar untuk meletakkan telur dan berguna untuk menghangatkan telur.

Lama Pengeraman


Pada masa pengeraman lovebird memerlukan kondisi lingkungan yang tenang bebas dari gangguan apapun. Kondisi ini harus benar-benar harus dijaga agar mendapatkan hasil maksimal. Beberapa orang beranggapan bahwa kalau lovebird sedang mengeram tidak boleh dilihat/dipegang telurnya. Hal tersebut sangat masuk akal untuk menjaga ketenangan lovebird yang sedang mengeram. Namun kelemahannya bagimana kita bisa mengetahui apakah telur tersebut menetas atau tidak. 

Untuk mengatasi hal tersebut biasakan kita melihat isi kotak telur sebelum lovebird tersebut bertelur. Dengan kebiasaan tersebut ketika lovebird sudah bertelur dan mengerami telurnya kalau kita lihat tidak merasa terganggu karena sudah terbiasa dilihat. Telur lovebird akan menetas setelah dierami selama 21-23 hari. Kedua indukan, baik jantan maupun betina saling bergantian menyuapi anaknya. Pada saat berumur sekitar 6 – 8 minggu, anak burung mulai keluar dari kotak sarang. Setelah anak burung bisa makan sendiri, segera pindahkan mereka ke sangkar lain sehingga indukannya bisa kembali melakukan siklus reproduksi

Setelah pengeraman selama 25 hari telur belum juga menetas besar kemungkinan telur tersebut tidak menetas dan telur tersebut harus segera diambil/dikeluarkan agar lovebird bertelur kembali. Telur yang kita ambil tersebut kita pecah untuk mngetahui kondisi telur. Apabila kondisi telur masih utuh, dalam arti masih ada putih dan kuning telurnya berarti telur terseut tidak dibuahi. Namun apabila tersebut busuk berarti gagal dalam pengeraman.

Ada dua cara untuk membesarkan anakan lovebird, yaitu (1) dengan membiarkan anakan lovebird diasuh indukannya sendiri hingga siap disapih (umur 6-8 minggu). Cara (2) dengan mengambil anakan setelah berumur 10-14 hari, selanjutnya anakan lovebird kita suapi sendiri (lihat: Cara Memberi Makan Anak Lovebird) hingga siap disapih (bisa makan sendiri). Cara kedua lebih banyak ditempuh peternak karena setelah diambil anakannya, setelah 10-15 hari indukan akan mulai bertelur lagi. Dengan demikian produktivitas ternaknya menjadi tinggi.

Cara Memberi Makan Anak Lovebird


Untuk meningkatkan produktivitas induk lovebird dapat dilakukan dengan cara mengambil anak lovebird pada usia sekitar 10 - 14 hari. Di samping itu anak lovebird akan menjadi lebih jinak sehingga juga dapat meningkatkan harga jual lovebird. Anak Lovebird diletakkan pada sebuah kotak yang di beri alas kain handuk dan diberi lampu 5 watt untuk menjaga kehangatan.

Pakan untuk anak lovebird bisa menggunakan bubur bayi instant yang banyak dijual di toko sekitar anda. Bubur bayi dicampur dengan air hangat, jangan terlalu panas dan jangan dingin( hangat-hangat kuku saja). Pada awalnya campuran yang diberikan dalam bentuk yang tidak terlalu kental, semakin tambah umur anak lovebird, tingkat kekentalan makanan semakin bertambah pula. Alat yang digunakan bisa memakai jarum suntik.

Pemberian pakan dilakukan secara teratur minimal setiap 4 jam sekali. Anda dapat menggunakan jadwal anda sendiri, sebagai contoh jadwal pemberian makan: 06:00, 10:00, 14:00, 18:00, 23:00. Setelah anak lovebird berusia sekitar 3-4 minggu, Anda bisa memberi mereka makanan di tempat makan untuk melatih makan pada anak lovebird. Makanan yang diberikan dapat berupa potongan-potongan kecil buah-buahan atau sayuran, telur rebus, pelet yang dicampur air hangat.

Pada usia sekitar 6 minggu, anak lovebird akan lebih tertarik terbang daripada makan apa yang Anda tawarkan. Mereka akan makan dan minum sendiri lebih banyak. Pada usia itu anak lovebird siap untuk disapih (tidak kita suapi lagi). Cara ini juga harus dilakukan jika indukan tidak mau menyuapi (catatan: beberapa indukan tidak mau menyuapi anak-anaknya). (Selesai)
 
Oh, iya, pastikan adonan diberi tambahan asupan nutrisi yang baik yang sudah teruji kualitasnya. Misalnya adalah BirdVit dan BirdMineral produk Om Kicau seminggu dua kali.

 
Read More

Senin, 27 Agustus 2012

Membiasakan Mandi Karamba


Cendet anakan saya yang sekarang mandinya di keramba . Memang agak susah mengajarinya . Tapi saya akan memberikan sedikit informasi tentang mengajari cendet mandi di keramba .

Langkah - langkahnya:

  1. Buat jinak dulu cendetnya minimal liat kita diam tidak grabagan
  2. Agar masuk ke keramba biasakan setiap pagi memberikan jangkrik di dalam keramba dengan posisi kurung dibuka (keramba mandi jangan di isi air)
  3. Lakukan sampai cendet terbiasa menerima EF (saya butuh waktu 3 minggu)
  4. Setelah terbiasa coba keramba isi air sedikit saja, pemberian EF tetap di keramba, biasanya cendet agak takut masuk tapi lama kelamaan akan mau juga menginjak air yang ada di keramba.
  5. Biarkan kaki kaki jangkrik jangan di buang agar cendet bermain agak lama dengan EF di dalam keramba
  6. Setelah terbiasa coba full pemberian airnya EF tetap di berikan di dalam keramba
  7. Jika sudah mau coba tes tanpa EF dan jangan di semprot biarkan cendet mandi sendiri jika tidak mau mandi jangan di paksa tetap biarkan di dalam keramba beberapa menit
  8. Kalau hal ini rutin dilakukan biasanya cendet tidak akan takut lagi masuk ke keramba dan boleh sedikit di semprot halus 3 - 5 kali semprot saja
  9. DIJAMIN cendet akan mandi di keramba

Untuk ngetesnya boleh dilakukan siang hari usai di jemur biasanya cendet akan mandi di keramba Selain mandi di keramba CENDET SAYA usia belum genap 2 bulan sudah fight dan gacor jika di goda dengan tangan ( gereja tarung dan LB sudah fasih di bawakan ) layaknya cendet dewasa dan tentu saja TIDAK MANJA,,,,
Read More

Senin, 23 Juli 2012

Grafik Pengeraman Telur Burung


Di kandang penangkaran ( beda sekali dengan kondisi burung di alam ), dalam kondisi normal dan cuaca mendukung, burung seperti murai batu (MB), cucakrowo (CR), jalak suren  (JS), kacer, anis kembang (AK)  dan sejumlah burung yang sudah banyak berhasil ditangkar lainnya, begitu anakannya diambil dari sarangnya, pada 5-7 hari kemudian sudah bertelor lagi dan mengeram lagi. Begitu seterusnya.

Oleh karena itu, ada MB atau JS yang tidak membuat heran lagi kalau dalam waktu dua (2) bulan bisa menghasilkan 3 kali anakan.

Hitungannya adalah sebagai berikut:Taruh saja burung bertelur pada hari ke 1, 2 dan 3 (atau bisa juga plus hari ke-4 kalau bertelor empat).  Kapan mengeram? Burung mengeram ya dimulai bersamaan pada hari pertama dia bertelor itu .

Setelah 14 hari sejak telor pertama keluar, anakan menetas. Pada hari ke-16 (2 hari setelah menetas), anak-anak burung diambil untuk diloloh secara “manual” oleh penangkarnya. Dalam kondisi normal terawat, pada hari ke-21 atau paling lama hari ke-23, burung indukan sudah bertelor lagi…begitu seterusnya.
Artinya apa? Burung di penangkaran bisa punya anak lagi dalam waktu 21 sampai 23 hari setelah anak-anak periode sebelumnya keluar sebagai telor.

Jika seandainya semua telor burung yang sedang dierami kita ambil, semua maka dalam waktu 5-7 hari kemudian burung sudah akan bertelor lagi dan mengeram lagi . Hitungan ini tidak berlaku untuk lovebird (LB) yang masa mengeramnya 21 hari, atau kenari yang jarang untuk disuapi secara manual oleh penangkarnya (kecuali di banyak penangkaran kenari di Malang, yang para penangkarnya biasa menyuapi anakan2 kenari).


Untuk LB yang diperlakukan sama (anak-anaknya disuapi secara manual oleh penangkarnya), maka bisa menghasilkan keturunan setiap 28 hari (sampai sebulan) sekali. Pada sejumlah penangkaran, dikenal apa yang disebut dengan indukan “babu”, indukan “pelayan” dsb. Istilah ini merujuk pada pasangan-pasangan burung tertentu yang dipelihara dengan fungsi menjadi indukan bagi burung yang ditangkarkan. Burung yang ditangkarkan dengan model inang pengasuh ini  umumnya adalah burung pemakan biji (kenari, LB,  perkutut, parkit dll).
Read More

Sabtu, 21 April 2012

Perawatan Mozambik


Pejantan memiliki mahkota, tengkuk, mantel abu-abu kehijauan dibawah ekor dan punggung. Kumis abu-abu kehijauan atau hitam yang melingkar dari paruh bawah hingga ke penutup kuping. Tungging dan ekor atas berwarna kuning. Kening, garis mata, pipi, kerongkongan dan dada berwarna kuning terang. Dapat juga dibedakan dengan nyanyian pejantan yang mirip kenari namun lebih mudah dengan melihat penampilan burung dewasa. Pejantan memiliki warna bulu abu kehijauan bergaris kuning dan dada kuning terang. Secara umum  lebih terang dan cerah dalam warna. Dan bernyanyi.
Betina berwarna sama, secara umum lebih ‘dof’ warnanya dan memakai kalung titik hitam sepanjang lehernya. Mozambik muda juga memiliki kalung hitam yang sama. Karena itu lebih mudah membedakannya setelah dewasa melalui penampilannya. Secara umum : Terkarakterisasi dengan ‘kalung’ titik hitamnya sepanjang garis lehernya. Berwarna lebih gelap / kurang cerah daripada pejantan. Berkicau tapi tidak bernyanyi.


TEMPAT TINGGAL
Mozambik akan menerima bermacam model tempat tinggal dari yang besar hingga kandang berkembang biak yang kecil. Burung ini sebaiknya tidak digabung dengan Sanger, Black-trouthed atau jenis finch dan kenari lainnya karena akan terjadi perkawinan silang yang tidak diinginkan. Mereka sangat senang mandi, jadi kolam dangkal adalah satu ide yang bagus atau sediakan bak mandi untuk mereka. Tempat minum harus selalu dibersihkan untuk mencegah penyakit apabila bila mereka juga memakai tempat yang sama untuk mandi. Karena itu sebaiknya tempat minum dan tempat mandi disediakan terpisah.

DIET
Tawarkan mozambik anda campuran bijian finch / kenari. Tambahkan sejumlah pakan untuk anakan kenari atau finch seperti campuran rebusan kuning telur dan remahan biscuit atau voor. Mozambik juga sangat menyukai sayuran seperti sawi, bayam, ‘chikweed’, atau pisang raja. Juga sediakan tulang sotong, vitamin / mineral, dan butiran pasir kecil ( grit ) untuk membantu system pencernaannya. Mereka juga memakan serangga kecil, seperti rayap dan larva nya atau kroto. Bisa juga ditambahkan dengan sedikit ulat hongkong dan bijian yang telah direndam.
Campuran bijian finch / kenari adalah yang makanan terbaik. Suplemen berupa kuning telur rebus dan biscuit serta makanan hidup sangat penting selama masa berkembang biak namun diet ketat harus dilakukan setelah itu untuk mencegah burung kegemukan.
PENGEMBANGBIAKAN
Mengembangbiakan mozambik adalah satu misteri lain lagi. Tidak seperti sepupu terdekat mereka, kenari, setiap pasangan mozambik membutuhkan privasi, berbagai percobaan dan kesabaran. Perlu diketahui metoda satu penangkar belum tentu cocok untuk penangkar lainnya.
Berikut ini adalah pengalaman salah satu penangkar mozambik.

“Saya sangat yakin bahwa kesuksesan menangkar burung ini terletak pada ikatan yang kuat diantara pasangan ini. Untuk mencapai keadaan ini, Anda harus memasangkan mereka beberapa bulan sebelum musim kawin dimulai. Saya juga sangat menyarankan untuk memakai sangkar pembiak ganda yang memiliki kawat pemisah untuk berbagai alasan yang akan saya jelaskan kemudian. Saya menemukan bahwa mereka membutuhkan pencahayaan 14 – 16 jam sehari guna membantu tingkat kesuksesan penangkaran tapi ini hanya merupakan salah satu dari prasyarat yang diperlukan. Mereka membutuhkan kualitas bijian finch yang bagus yang dicampur dengan sedikit bijian / pakan kenari. Suplai yang bagus untuk rendaman bijian, kecambah, serta campuran kuning telur. Saya menambahkan rebusan kuning telur yang keras dengan probiotik (Lactobacillis) pada campuran tersebut untuk menambah kesehatan dan sistim kekebalan tubuh bagi anakan dan burung yang sedang berkembang biak. Saya juga memberikan pasangan ini beberapa ulat hongkong sehari untuk mencapai kondisi siap kawin tapi menyingkirkannya dari daftar menu segera setelah betina bertelur.
Menyediakan cukup makanan hidup, rendaman bijian atau kecambah, dan sayuran hijau biasanya akan mendorong spesies ini untuk bersarang. Mereka akan memilih tempat untuk membangun sarang mereka seperti pada sarang kenari yang terbuka, pada kotak sarang finch yang terbuka bagian depannya atau yang memiliki lubang masuk besar, pada dedaunan rimbun, atau pada pinggir karang. Mereka menyukai banyak material lembut dan serat natural seperti kapuk, bagi kebutuhan sarangnya.
Betina sangat mudah merasa terusik meninggalkan sarangnya bila didekati, tapi jika terbiasa dengan keberadaan manusia ( misalnya, pemberian makan dan minum secara rutin ), mereka akan kembali ke sarang tanpa ragu. Mereka tidak diketahui sebagai burung deserter. Bila kurungan tidak terlalu besar, sebaiknya singkirkan anakan dari pasangan yang sedang mengeram untuk mencegah kemungkinan agresi brutal pejantan. Ini bisa terjadi ketika mereka baru beberapa minggu keluar dari sarang sementara induk betina telah mulai bertelur 2 atau bahkan 3. Anakan ini bakal terbatasi ruang geraknya maka dari itu sebaiknya dipisahkandangkan atau digabung dengan anakan pasangan lain. Pejantan muda akan mulai kehilangan ‘kalung’ nya pada umur sekitar 4-6 bulan meskipun mereka mulai bernyanyi bahkan lebih awal dari itu.
Pertanda awal mozambik telah siap untuk berbiak adalah mereka mulai membawa material untuk sarangnya dan pejantan terlihat melolohi betina nya. Mereka akan menggunakan berbagai wadah untuk bersarang dan membuat sarang yang berbentuk cangkir. Dua atau tiga sarang dalam semusim diharapkan dapat terjadi. Mozambik sangat terganggu oleh gigitan nyamuk dan tungau atau kutu yang seringkali menimbulkan infeksi. Mozambik dapat hidup hingga 10 tahun dengan masa subur berbiak dari umur dua hingga enam tahun. Pada tahun pertama betina dapat menderita akibat telur yang membelit. Hal ini dapat disiasati dengan cara pengaturan diet yang benar.

Letakkan sarang pada tempat yang terlindung antara rerimbunan, agar burung yang bersarang merasa aman dan nyaman. Saya memberi pasangan mozambik tempat sarang kenari yang terkamuflasi dengan dahan dan dedaunan palsu. Meskipun burung yang berada dalam kurungan bersarang, mereka tampaknya lebih baik lagi bersarang jika memiliki kenyamanan. Bila waktunya telah siap untuk berbiak, nyanyian pejantan akan terdengar lebih ngotot dan mulai melakukan ritual pacaran berlanjut dengan meloloh betina nya. Pada masa ini pasangan mozambik menjadi mahluk teritorial dan kemungkinan lebih agresif / galak.
Saya menggunakan serat kain katun putih bulu domba putih sebagai bahan material sarang dan betina biasanya membuat sebuah rajutan sarang yang indah. Mozambik biasanya bertelur hingga 4 butir dan setiap telur mesti diambil dan ditukar dengan telur kenari palsu lalu setelah telur ke-3 ditelurkan, kembalikan semua telur ke sarang. Ini berguna untuk memberikan kesempatan hidup yang sama pada anakan dengan menetas bersamaan. Tapi cara ini sangat tidak dianjurkan bagi para pemula.
Masa inkubasi telur biasanya sekitar 12 – 14 hari dan pada masa ini awasi dengan ketat pejantan nya karena kadang-kadang mengganggu betina yang sedang mengeram. Bila ini terjadi pisahkan segera ke kandang sebelah yang dipisahkan dengan kawat pemisah. Lalu satukan kembali saat anakan telah menetas dan berumur 3 -5 hari untuk membantu memberi makan anakan dan betina nya.
Anakan mozambik biasanya akan meninggalkan sarang pada umur sekitar 15 – 18 hari dan biasanya pejantan lebih mendominasi pemberian makan. Sekali lagi awasi dengan ketat pejantan saat anakan mulai berumur sekitar 25 hari, karena ia akan sedikit lebih galak pada mereka seiring dengan betina nya yang bersiap-siap untuk ronde ke-2. Jadi pisahkan anakan dari orangtuanya dengan kandang berkawat pemisah. Si pejantan tidak akan bisa menyakiti mereka namun tetap bisa memberi makan hingga tumbuh sempuna.

 Saya pribadi membiarkan mereka berdampingan hingga berumur 40 hari hingga dirasa telah cukup kuat dan bisa dipindahkan ke kandang gabungan anakan lainnya. Pemisahan jenis kelamin anakan sangat sulit pada awalnya karena pejantan muda belum lagi mencapai warna yang sempurna hingga pergantian bulu yang kedua dan masih memiliki ‘kalung’ hitam seperti betina hingga masa setahun. Anda akan menemukan pejantan muda mulai bernyanyi kecil / ngeriwik setelah itu pada beberapa bulan selanjutnya mereka akan terlihat lebih cerah dan berusaha mengeluarkan suara yang lain dari tenggorokan mereka.

Read More

Rabu, 04 April 2012

Tips Penjodohan Yang Tepat



Tentu setiap peternak memiliki cara yang berbeda-beda dalam menjodohkan burung ternakannya, namun pada inti pokoknya adalah sama, yaitu agar penjodohan dalam beternak lebih tepat, akurat, sehingga pasangan burung dapat bertelur dan berkembang.
Pertama

Burung di jodohkan Semenjak masih kecil dalam satu kandang dan di pasangkan secra terus menerus sampai birahi dan dewasa, dengan system ini adalah yang paling mudah, tetapi memang dalam beternak di perlukan kemampuan, terutama dalam memilih calon indukan serta jenis kelamin disamping kualitas burung tersebut.


Kedua

Peternak bisa menjodohkan betina dan pejantan setelah burung berumur, atau menginjak dewasa,tetapi burung tersebut belum birahi (belum tertarik dengan lawan jenisnya)


Ketiga 

Penjodohan burung dapat di lakukan dengan yang paling tepat, yaitu menjodohkan burung dewasa yang sudah amat birahi. Dengan cara yang ke tiga ini banyak di rasa akan lebih tepat, sebab di yakini cara ini dapat menghasilkan mutu yang akurat, meskipun juga memerlukan tips khusus untuk mengenalkan betina dan pejantan terlebih dahulu atau di kenalkan sehingga tertarik (pacaran ala burung) tips ini terlebih dahulu mendekatkan dan bila sudah ada tanda – tanda dan reaksi untuk rukun baru dicoba dalam satu kandang.


Kemudian kita juga penting untuk memantau dan mengawasi apakah burung tersebut mau kawin ataukah malah bertarung, kalau bertarung hendaknya diambil dahulu agar jantan jangan sampai stres. Semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan 
Read More

Senin, 26 Maret 2012

Perawatan Pasca Telur Cucak Rowo Menetas


Gudang Burung - Apabila telah diketahui kapan kira-kira telur akan menetas, persiapkan segala sesuatnya dengan cermat, telaten dan penuh perhatian. Dalam dua atau tiga hari menjelang telur menetas hendaknya telah disediakan kroto atau serangga lain yang lembut dan lunak agar sewaktu-waktu menetas induk langsung dapat memberi makan anak-anaknya sesuai kehendaknya.



Di dalam sangkar induk tidak bisa secara bebas mencarikan makan untuk anaknya, maka kebutuhan pakan untuk anak burung harus selalu diperhatikan dari hari ke hari. Karena kebutuhan makannya tidak selalu sama dari hari ke hari sejak umur 1 hingga 15 hari, anak akan mulai belajar keluar sarang terutama saat bulunya sudah mulai lengkap. Induk burung akan memilih dan memberikan jenis pakan yang sesuai cocok dengan anaknya, sesuai dengan umur dan besar anaknya.

Pada tahap menyuapi ini pemberian pakan ekstra berupa serangga, tidak boleh terlambat, agar pertumbuhan anak burung tidak terlambat, dan mungkin akan mengalami kegagalan. Setelah anak cucakrowo mulai keluar dari sarang, jumlah jatah pakan perlu ditambah. Pada tahap ini, anak burung akan selalu minta disuapi dan kelihatannya selalu lapar dan ingin makan.

Usahakan untuk tidak terlalu cepat memisahkan anak burung dari induknya, tunggu sampai kira-kira berumur satu atau dua bulan. Saat yang paling tepat untuk memisahkan anak dari induknya adalah bila ada tanda-tanda bahwa induk berusaha menjauh, bila anak mendekat untuk minta disuapi dan seolah-olah akan mematuknya. Setelah tanda-tanda tersebut di atas terlihat, segera ambil dan pisahkan dengan hati-hati, agar induknya tidak terkejut dan stress. Apabila terkejut, apalagi stress, dapat mengakibatkan induk burung tidak mau bertelur dalam waktu yang cukup lama.

Di malam hari burung cucakrowo mempunyai kebiasaan tidur lelap dengan memasukkan dan mendekap kepalanya di bawah bulu sayapnya, sehingga apabila cukup hati-hati anaknya dapat di tangkap tanpa setahu induknya.

Anak cucakrowo yang telah dipisahkan, dikumpulkan menjadi satu dalam sangkar pemeliharaan.apabila kelak akan dijadikan calon induk, anak-anak burung ini tidak perlu dipisah-pisahkan agar dapat tetap rukun. Selain itu, dalam membentuk pasangan yang baru, dan menentukan jantan dan betinanya tidak mengalami kesulitan lagi. 

Tetapi bila dimaksudkan untuk keperluan lain, misalnya calon yang akan diikutkan lomba atau sekedar untuk di dengar suaranya, setelah anak burung mulai belajar berkicau dapat segera dipisahkan dari yang lain, agar cepat dan rajin berkicau. Cari master untuk melatihnya, seperti kaset, menggunakan burung yang sudah jadi dan baik atau menggunakan burung sejenis trucukan
Read More

Menjemur Burung


Gudang Burung - Ada beberapa penghobi burung yang ber-agumen bahwa menjemur burung di pagi hari tidak begitu penting dan cukup sesekali saja. Alasannya karena dengan memberikan vitamin yang lengkap, bisa mengganti penjemuran tersebut. INI SALAH BESAR.!!  Karena tidak pernah ada vitamin yang bisa menggantikan manfaat sinar matahari.



MANFAAT MENJEMUR BURUNG PELIHARAAN DI PAGI HARI


1. Sinar matahari di pagi hari mengandung sinar infra merah yang berguna untuk membentuk hormon testosteron, hormon estrogen dan hormon progesterone yang ada di dalam tubuh burung. 3 hormon penting ini bertanggung jawab pada rangsangan birahi burung dan organ reproduksi lainnya.

2. Sinar matahari di pagi hari mengandung sinar ultra violet yang bisa meng-ektrak pro-vitamin D yang ada di tubuh burung menjadi vitamin D3 yang sangat berpengaruh pada struktur tulang dan daya tahan organ penting lainnya.

3. Sinar matahari di pagi hari membuat sistem metabolisme di tubuh burung menjadi lancar dan optimal. Sehingga proses penyerapan sari-sari makanan dan pendistribusian sari makanan jadi tepat dan lebih efesien.

4. Sinar matahari di pagi hari bisa membunuh bibit jamur atau jamur-jamur yang bersarang di lantai sangkar, ruji atau ornamen sangkar lainnya.

5. Sinar matahari di pagi hari membunuh hampir 85% virus-virus yang menyebabkan penyakit pada burung.

6. Sinar matahari di pagi hari merupakan kebutuhan dasar biologis bagi burung, penjemuran juga berdampak besar terhadap perkembangan psikologis burung. Setiap burung akan merasa senang berjemur menikmati hangatnya sinar matahari pagi.

7. Sinar matahari di pagi hari membuat burung bebas dari kutu yang selama ini bersarang di
tubuh burung.
Mau burung Jagoan Pleci milik teman-teman tetap prima? Jemur rutin di hangatnya sinar matahari pagiminimal 15 menit setiap hari antara jam 06.00-09.00.
Read More